detikcom

Mencari Pemilik Kamera

Budiarto Widodo - suaraPembaca
Selasa, 25/01/2011 13:25 WIB
Jakarta - Assalamu'alaikum Wr Wb.
Pada tanggal 12 Desember 2010 yang lalu, saya anggota jamaah haji Indonesia Kloter 69 SOC dari KBIH Amanah Kab Magelang telah menemukan sebuah kamera digital merk Sony milik jamaah haji Indonesia di sebuah kamar hotel di Jedah Arab Saudi.

Atas penemuan tersebut telah saya tindaklanjuti dengan mempublikasikan melalui media surat kabar harian dan sudah ada beberapa pihak yang melakukan konfirmasi namun belum ada kesesuaian antara bukti pendukung dan data identitas dengan yang ada pada kamera.

Apabila Anda atau para pembaca ada yang mengetahui/merasa kehilangan/ketinggalan kamera dimaksud dapat segera menghubungi saya dengan Alamat dan nomor Telp/ HP sebagaimana tersebut, tanpa biaya apapun dengan catatan di dukung oleh bukti dan data yang akurat.

Demikian semoga saya dapat segera menemukan pihak yang berhak atas kamera tersebut.

Wassalamu'alaikum Wr Wb.

Budiarto Widodo
Bumi Prayudan Magelang
prayudant@gmail.com
082124446637


(wwn/wwn)

Share:



Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Senin, 26/01/2015 09:04 WIB
    Pertobatan Moral dan Etis Penegak Hukum
    Drama hukum menegangkan bumi nusantara telah digelar nyata, bukan fiksi tapi realita. Sikap maryarakat nyata terbelah, tidak seperti Cicak vs Buaya jilid 1 yang sangat terang menderang seluruh komponen bangsa mendukung dibalik KPK.
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
95%
Kontra
5%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?