detikcom

Keanehan Di Kartu Kredit BCA

Edy Rumanto - suaraPembaca
Sabtu, 29/01/2011 13:19 WIB
Jakarta - Saya pemegang kartu kredit BCA Card Silver dengan limit gabungan 18 juta. Di bulan Desember ada transaksi sebesar 10 jutaan dan ada biaya over limit. Kalau dilihat dari batas limit yang ada seharusnya tidak ada biaya over limit.

Kemudian saya hubungi bagian Halo BCA di 500888 dan mendapat jawaban bahwa batas kredit kartu saya adalah 7 juta dan limit yang 18 juta adalah batas limit untuk kartu gold, sedangkan saya tidak punya kartu gold.

Berdasarkan data yang ada, katanya kartu saya pernah di upgrade ke gold tapi kartunya kembali ke BCA karena tidak ada yang terima dan kartunya sudah di blokir. Setelah itu ada permintaan pembukaan blokir atas kartu gold oleh saya.

Bagaimana mungkin saya minta buka blokir sedangkan kartunya tidak ada pada saya dan bca sendiri sudah tahu bahwa kartunya memang tidak diterima dan sudah kembali ke BCA. Selanjutnya pihak Halo BCA menawarkan beberapa opsi. Pertama, saya menutup kartu yang gold dengan konsekwensi saya tetap dikenakan biaya overtime. Kedua, kartu gold diblokir atas laporan kehilangan dan diganti kartu baru dikenakan biaya 50 ribu.

Sampai saat ini masih mengganjal dan menjadi pertanyaan kenapa BCA bisa membuka blokir kartu gold tersebut padahal kartunya tidak diterima nasabah dan sudah kembali ke BCA. Lalu apa fungsinya limit gabungan 18 juta kalau akhirnya hanya bisa digunakan 7 juta.

Kalau memang sudah over limit kenapa masih bisa digunakan kartunya? Dan yang terakhir kenapa saya harus membayar atas kesalahan yang menurut saya sebenarnya tidak saya buat. Terima Kasih.


Edy Rumanto
Jl. Puspa 1 No.3 RT 11/04 Cengkareng Timur
Kota Jakarta Barat
erumanto_72@yahoo.com
08881643707


(wwn/wwn)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Kamis, 17/04/2014 11:56 WIB
    Selamatkan Remaja dengan Islam
    Pada tanggal 26 April 2014, 20 ribu pelajar Sumatera Utara akan mengikuti Gebyar Generasi Berencana (GenRe). Acara ini dimotori oleh Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sumatera Utara.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?