detikcom

Penarikan Motor oleh OTO Finance Semena-mena

Aris Subagyo - suaraPembaca
Rabu, 09/03/2011 09:04 WIB
Jakarta - Saya pelanggan PT Summit Oto Finance dengan nomer kontrak 01-010-09-01036. Saya kredit motor Kawasaki Ninja 250R saat ini tinggal sisa 3 angsuran @ Rp. 2 jutaan per bulan. Saya biasa bayar angsuran via transfer BCA dan terakhhir saya transfer tanggal 26 Februari 2011.

Pada tanggal 8 Maret 2011 saya diinformasikan keluarga di rumah, bahwa ada petugas dari OTO Finance yang memaksa untuk membawa motor Saya. Kala itu, motor  dalam posisi terkunci dan di dalam rumah.

Yang sangat saya sayangkan :

1. Alasan penarikan katanya saya menunggak 3 bulan, dan itu tidak masuk akal karena saya ada bukti transfer terakhir dari BCA.

2. Sisa angsuran saya tinggal 3 bulan atau sekitar 6 jutaan. Jika ada denda keperlambatan karena hitungan hari, tidak sebanding dengan harga motor yang lebih dari 45 juta.

3. Tidak ada konfirmasi sebelumnya kepada saya baik lewat telpon atau surat peringatan bahwa ada keterlambatan dan harus saya bayar dendanya.

4.Pada saat saya telp ke rumah untuk konfirmasi ke petugas OTO, mereka menolak dengan alasan yang tidak dijelaskan. Menurutnya, mereka tidak bisa menghubungi saya sebelumnya, padahal HP saya selalu aktif.

5. Ibu saya yang beritikat baik untuk menyambungkan telp ke mereka malah dibentak-bentak dan diancaam akan dimasukkan penjara.

Atas kejadian ini, saya sebagai pelanggan yang semula sangat respek terhadap pelayanan OTO menjadi sangat kecewa. Apalagi dengan kelakukan oknum-oknum petugas OTO terhadap orang tua saya saat itu sehingga menyebabkan beliau sakit dan trauma  saat in.

Terlebih banyaknya orang yang mendatangi rumah kami seolah-olah kami adalah penjahat yang akan melarikan diri. Kejadian tersebut sangat membuat malu keluarga kami.

Untuk itu melalui surat pembaca ini, saya mohon OTO segera mengembalikan sepeda motor kawasaki ninja 250R dengan Nomor Polisi AB2000JN ke rumah saya. Jika tidak, maka saya akan menempuh jalur hukum karena OTO sudah melakukab perbuatan melawan hukum dan perbuatan yang tidak menyenangkan.

Saya dengan senang hati menunggu telp anda di nomer saya yang selalu aktif yaitu : 081393909090 .

Terima kasih.

Aris Subagyo
Kemloko, Caturhaarjo, Sleman, Yogyakarta
081393909090
aris_subagyo@yahoo.com

(wwn/wwn)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Senin, 26/01/2015 09:04 WIB
    Pertobatan Moral dan Etis Penegak Hukum
    Drama hukum menegangkan bumi nusantara telah digelar nyata, bukan fiksi tapi realita. Sikap maryarakat nyata terbelah, tidak seperti Cicak vs Buaya jilid 1 yang sangat terang menderang seluruh komponen bangsa mendukung dibalik KPK.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?