detikcom

Service Center Samsung yang Mengecewakan

Duladi - suaraPembaca
Kamis, 24/03/2011 13:43 WIB
Jakarta - Sekitar bulan Januari 2011 saya menghubungi service center Samsung mengenai masalah yang ada di LCD TV (model : LA32A330J1N, S/N : 04883R1S500429A) karena ada garis di LCD TV. Kemudian dilakukan kunjungan oleh tim teknisi tanggal 4 Feb 2011.

Akan tetapi malah LCD TV saya mati total, kemudian saya menghubungi kembali service center Samsung untuk mengkonfirmasi. Anehnya tanpa ada kunjungan teknisi kembali.

Mereka menginformasikan menunggu spare partnya karena belum ada kabar saya menghubungi kembali Service Center Samsung untuk menanyakan perkembangan spare partnya. Lucunya dengan alasan teknisinya bilang karena dia baru pindah dari semarang belum bisa memberi konfirmasi mengenai spare partnya.

Seminggu kemudian saya menghubungi lagi. Akhirnya ditawarkan trade-in karena spare part LCD TV saya tidak ada. Saya diminta menunggu paling lama 3 minggu (19 Maret 2011).

Oleh karena sampai tanggal yang dijanjikan belum juga ada hasilnya saya menghubungi kembali Service Center Samsung tanggal 21 Maret 2011 dan dijanjikan menunggu lagi paling lambat 1 minggu. Sampai dengan hari ini (24 Maret 2011) belum juga ada kepastian mengenai perbaikannya.

Selama ini dari pihak Samsung tidak ada informasi apapun kecuali saya berinisiatif menghubungi. Saya lebih dari 2 bulan menunggu dengan tanpa kepastian sangatlah melelahkan sekaligus mengecewakan. Apakah memang seperti ini service yang diberikan kepada customernya, 2 bulan ini kami kehilangan informasi sekaligus kerugian material karena kami membayar TV berbayar tanpa kami tonton.

Mohon tanggapan dan respon segera.

Duladi
Supriadi Tangerang
duladi_supriadi@yahoo.com
081615309310


(wwn/wwn)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Jumat, 22/08/2014 08:51 WIB
    Lapangan Monas: Alun-alun Republik Indonesia
    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menata kembali manajemen kawasan Monumen Nasional, sehubungan dengan kesemerawutan pedagang kaki lima serta parkir liar di kawasan tersebut.
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
45%
Kontra
55%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?