detikcom

Bagaimana Mengaktifkan FDN simPATI

Dwi - suaraPembaca
Kamis, 19/05/2011 11:45 WIB
Jakarta - Sebagai pemakai produk Telkomsel yaitu simPATI saya bermaksud untuk mengaktifkan fix dial number pada HP untuk melakukan pembatasan panggilan keluar akan tetepi pada stater pack simPATI hanya ada pin standar saja yang saya coba masukkan ternyata salah.

Kemudian saya browsing di internet dan saya dapatkan untuk mendapatkan PIN2 dicoba menghubungi CS Telkomsel 116. Dalam upaya menghubungi 116 ini saja harus sabar selalu karena dalam 1 jam berusaha menghubungi selalu gagal karena sibuk.

Setelah tersambung pada 116 pukul 21.30 ternyata diminta menunggu, setelah ditunggu ternyata sistem pada Telkomsel tersebut sedang eror atau apalah yang tidak bisa dilihat dan diminta menghubungi 1 jam kemudian.

Karena sudah malam maka saya putuskan menghubungi lagi besok saja. Kemudian dipagi harinya sekitar 7.30 mencoba menghubungi 116 dan setelah mencoba telpon 116 hampir 30 menit baru berhasil tersambung (telpon 116 susah amat yah) kemudian dilayani dan sayapun meminta PIN2 untuk mengaktifkan Fix Dial Number setelah di cek ternyata menurut CS data tidak tersedia dan ternyata dijawab bahwa PIN2 tidak ada jadi tidak bisa mengaktifkan Fix Dial Number.

Saran untuk Telkomsel 116 susah sekali dihubungi tidak seperti operator lain dan jangka waktu penyelesaian suatu masalah pasti dijawab sesuai SOP mohon ditunggu 3x24 jam.


Dwi
Kebon Jeruk, Jakarta Barat
bluebest@live.com
081218154776

(wwn/wwn)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Kamis, 17/04/2014 11:56 WIB
    Selamatkan Remaja dengan Islam
    Pada tanggal 26 April 2014, 20 ribu pelajar Sumatera Utara akan mengikuti Gebyar Generasi Berencana (GenRe). Acara ini dimotori oleh Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sumatera Utara.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?