detikcom

Tanggapan Kemana Lenyapnya KFC Music Hitter?

Abdul Wahab - suaraPembaca
Jumat, 20/05/2011 08:23 WIB
Jakarta - Menanggapi keluhan ibu Eka Bayuningtias di suara pembaca detik.com Kamis, 19/05/2011 14:48 WIB tentang Kemana Lenyapnya KFC Music Hitter?, pihak Contact Center KFC Indonesia telah menghubungi beliau pada hari kamis 19/05/2011 17:45 wib dan memohon maaf atas ketidaknyamanannya juga menjelaskan program KFC Music Hitter yang berjalan sampai saat ini.

Perubahan terjadi pada pengiriman sms free produk goceng dari hari Rabu setiap Minggunya menjadi hari Sabtu setiap minggunya efektif tanggal 14 Mei 2011.

Terimakasih dan penghargaan setinggi-tinggi kepada Yth Ibu Eka Bayuningtias atas kritik dan masukannya sehingga kami diberi kesempatan melakukan perbaikan secepatnya.


Marketing Dept.
PT. Fastfood Indonesia Tbk.
Jl. MT. Haryono Kav. 7
Gedung Gelael lantai 2 Jakarta 12810
+6221 - 831 3368, 8301133 ext. 277

(wwn/wwn)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Sabtu, 12/07/2014 02:06 WIB
    Wisma Samudera, Aset Sejarah yang Terbiarkan
    Saat ditawan Belanda di Mentok sekitar tahun 1948, Bung Karno menyempatkan waktu untuk mengunjungi Toboali yang saat itu berstatus sebagai kewedanaan.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?