detikcom

Tanggapan Pop Mie berkaitan Program Promo Berhadiah

Corporate Public Relations Division - suaraPembaca
Selasa, 31/05/2011 00:27 WIB
Jakarta - Terima kasih kepada redaksi Detik.com yang telah memuat Suara Pembaca Bapak Sukono pada Sabtu, 21 Mei 2011 berjudul "Hati-hati dengan Gelegar Milyaran Rupiah Popmie." Untuk mencegah hal-hal yang tidak kita inginkan dan untuk melindungi konsumen serta pembaca lainnya, maka perlu kami jelaskan sebagai berikut:

  1. Kepada Bapak Sukono yang telah mengirimkan suara pembaca kepada Detik.com kami ucapkan terima kasih. Surat Bapak telah mengklarifikasi dan mencegah konsumen untuk tidak tertipu.
  2. Saran dan kritik yang telah Bapak Sukono sampaikan. Ini akan menjadi masukan bagi perbaikan Pop Mie ke depannya.
  3. Program promo berhadiah Pop Mie yang benar bernama "Get Lucky Pop Mie" bukan "Gelegar Milyaran Rupiah Popmie".
  4. Get Lucky Pop Mie tidak menawarkan hadiah mobil.
  5. lnformasi mengenai Get Lucky Pop Mie bisa dilihat pada situs resmi kami di www.popupyourlife.com bukan merujuk ke blog yang lain. Alamat blog http://anekauhone-anekahpbm.blogspot.com/ adalah bukan blog resmi Pop Mie dan idak ada sangkut pautnya dengan Pop Mie.
  6. Biaya pajak pemenang ditanggung sepenuhnya oleh pihak penyelenggara dalam ha1 ini Pop Mie (PT lndofood CBP Sukses Makmur Tbk).
  7. Nomer call center yang tertulis dalam Gelegar Milayaran Rupiah (021-50441147, 08880501 4747) adalah bukan nomer resmi kantor lndofood. Untuk informasi lebih lanjut bila konsumen masih ada keraguan, dapat menghubungi call center Pop Mie/lndofood di nomer 021 5795 8822 atau ke Globe Promotion Service di nomer 021 71790989 dimana Globe adalah pihak ketiga yang secara resmi telah ditunjuk oleh Pop Mie untuk menjalankan program promo ini.

Demikian penjelasan yang dapat kami sampaikan. Kami berharap Redaksi Detik.com bisa memuatnya kedalam rubriksuara Pembaca.

Corporate Public Relations Division
PT INDOFOOD SUKSES MAKMUR
Sudirman Plaza Indofood Tower, 27th Floor
JI. Jend. Sudirman Kav 76 - 78 Jakarta 12910
021 5795 8822


(wwn/wwn)

Share:
Baca Juga



Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Selasa, 31/03/2015 07:06 WIB
    Warisan yang Harus Diganti
    Kemacetan yang terjadi di beberapa kota besar seperti DKI Jakarta sudah merupakan suguhan yang biasa buat orang-orang yang tinggal atau bekerja di kota tersebut maupun di daerah sekitarnya (Bodetabek).
ProKontra Index »

Segera Revisi PP Ganti Rugi Salah Tangkap Rp 1 Juta!

Ganti rugi Rp 1 juta bagi korban salah tangkap dinilai sudah tidak layak lagi. Ahli pidana UII Dr Mudzakkir mengatakan PP No 27 Tahun 1983 memuat ketentuan yang sudah tidak sesuai lagi dengan keadaan sekarang. Untuk itu, Dr Mudzakkir mengusulkan PP itu harus diubah dan memasukkan ganti rugi sesuai dengan kurs terkini. Bila Anda setuju dengan usulan Dr Mudzakkir, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%
Poling Index »

Setujukah Anda dengan pemblokiran situs-situs online yang dinilai BNPT radikal?