detikcom

Pelanggan Setia Firstmedia Kecewa

Zulkarnaen Arsi - suaraPembaca
Selasa, 21/06/2011 15:39 WIB
Jakarta - Saya telah menjadi pelanggan Firstmedia sejak tahun 2008 dengan nomor pelanggan 594541. Pada awalnya saya sangat senang dan nyaman dengan layanan Internet Unlimited 384 Firstmedia yang murah dan stabil. Namun pada perkembangannya, saya menilai bahwa Firstmedia cenderung mengubah layanan dan harga kepada pelanggan dengan pilihan yang kurang menguntungkan.

Pada periode 2008 hingga bulan Februari 2010, saya berlangganan layanan internet 384. Memasuki bulan maret 2010, saya diinformasikan oleh Firstmedia bahwa layanan internet 384 ditiadakan, layanan minimal adalah internet 512. Harga layanan pun naik.

Layanan ini tidak bertahan lama. Pada bulan November 2010, Firstmedia menghapus layanan internet 512 secara permanen. Kemudian di pengujung tahun 2010 saya diberi pilihan oleh Firstmedia untuk memilih layanan FastNet Family atau Paket Combo d'Lite.

Desember 2010 saya terdaftar berlangganan Promo Paket Combo d'Lite hingga April 2011. Memasuki bulan Mei 2011 saya menerima tawaran berlangganan Paket Combo d'Lite. Namun pada akhir bulan Mei 2011, saya meminta kepada Firstmedia agar saya diberhentikan dari layanan internet dan hanya berlangganan TV Cable saja.

Permintaan saya ditanggapi Customer Service, tanggal 6 Juni 2011, beliau menelepon saya dan menawarkan promo internet satu bulan dengan tujuan agar saya tetap berlangganan Paket Combo d'Lite. Promo yang dijanjikannya adalah biaya yang dikenakan pada periode 16 Juni-15 Juli 2011 hanya biaya TV Cable saja.

Saya merasa dipermainkan, pada tanggal 17 Juni 2011, saya menerima email Billing Statement yang berisikan tagihan penuh Paket Combo d'Lite. Padahal sejak Mei saya sudah minta berhenti Paket tersebut.

Janji promo menjadikan saya tetap tercatat berlangganan paket tersebut. Pada tanggal yang sama saya menelepon CS Firstmedia meminta konfirmasi. Sampai dengan tanggal 20 Juni 2011, saya belum dihubungi sama sekali oleh Firstmedia.

Saya sebagai pelanggan merasa kecewa dengan kebijakan-kebijakan Firstmedia.


Zulkarnaen Arsi
Jl. Omega 1 No. 230 Cimone Permai, Tangerang
zulkarnaen@gmail.com
08561775823

(wwn/wwn)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Selasa, 16/09/2014 11:33 WIB
    'Mengobati' Pilkada Langsung Oleh Rakyat
    Penulis teringat seuntai kalimat ceramah Almarhum Dr.H. Zainuddin MZ, 'ibarat makan salak, bukan isinya yang kita makan tetapi kulitnya yang kita ambil lalu batunya kita telen, ya pasti rusak'.
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
41%
Kontra
59%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?