detikcom

Status SID di Bank Indonesia telah Dirubah

Mita Sampaguita Lamiran - suaraPembaca
Senin, 27/06/2011 10:04 WIB
Jakarta - Menanggapi surat yang disampaikan oleh Bapak Viktor Abdi Negara melalui Detik.com pada tanggal 7 Juni 2011 lalu berjudul "Dirugikan Checking SID BI Akibat Kelalaian StanChart", bersama ini kami sampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami sehubungan dengan pencantuman status beliau dalam Sistem Informasi Debitur (SID) di Bank Indonesia.

Berdasarkan hasil penelusuran internal kami diketahui bahwa permasalahan ini terjadi dikarenakan fasilitas pinjaman Standby Cash (KTA) yang bersangkutan tidak ditutup sehingga muncul tagihan iuran tahunan pada tahun kedua dan mengakibatkan pencantuman status beliau dalam kolektabilitas 5 di SID di Bank Indonesia pada pertengahan tahun 2010 lalu.

Terkait dengan hal tersebut, bersama ini kami informasikan bahwa kami telah merubah status KTA yang bersangkutan menjadi lunas efektif pada bulan Agustus 2010.

Seluruh penjelasan tersebut telah kami sampaikan kepada beliau, baik melalui surat resmi maupun secara langsung, dan yang bersangkutan dapat menerima seluruh penjelasan kami dengan baik.

Demikian penjelasan yang dapat kami sampaikan. Terima kasih atas perhatian dan input yang telah diberikan, Standard Chartered Bank selalu berupaya menjaga dan meningkatkan mutu layanan kami.


Mita Sampaguita Lamiran
Senior Manager, Corporate Affairs
STANDARD CHARTERED BANK
(021) 57-9999-88 atau 68000
id.contactcentre@sc.com

(wwn/wwn)

Share:



Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Senin, 02/03/2015 10:35 WIB
    Chapel Hill Shooting: Dari Rasisme ke Terorisme
    Kasus penembakan terhadap tiga muslim Amerika di Chapel Hill yang menempati urutan ke 7 trending topic dunia, telah menyisakan asa bagi kaum muslim di seluruh dunia. Peristiwa ini menyusul kejadian penembakan serupa di Paris terhadap wartawan majalah satire Chalrie Hebdo sebagai respon atas penerbitan kartun Nabi Muhammad.
ProKontra Index »

Dukung Ahok Lawan Begal APBD DKI!

Perseteruan Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) dan DPRD DKI perihal 'dana siluman' dalam APBD 2015 menjadi perhatian publik. Berbagai gerakan warga dilancarkan untuk mendukung Ahok melawan begal APBD. Di sudut-sudut jalan terdapat berbagai spanduk mendukung Ahok. Salah satunya spanduk "#Kami Adalah Ahok, Lawan Begal APBD". Bila Anda setuju gerakan warga mendukung Ahok, pilih Pro!
Pro
93%
Kontra
7%
Poling Index »

Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) melaporkan 'dana siluman' yang muncul dalam APBD DKI sejak tahun 2012 ke KPK. Setujukah Anda dengan tindakan Ahok ini?