detikcom

Angsuran WOM Lunas, BPKB Masih Ditahan

Mario - suaraPembaca
Selasa, 09/08/2011 15:48 WIB
Jakarta - Saya membeli sebuah Motor Jupiter MX dengan fasilitas Kredit WOM Finance, angsuran berakhir pada bulan Mei 2011.

Biasanya saya membayar cicilan di WOM Finance kantor cabang Rawamangun, dari kantor cabang itu pula saya dapat info syarat pengambilan BPKB, antara lain; KTP, STNK, Bukti Pelunasan terakhir (3 bulan). Dengan catatan, kalau KTP saat pengajuan nggak sama dengan KTP ketika mengambil BPKB, harus menyerahkan surat keterangan domisili dari pemerintah setempat.

Ketika saya hendak mengambil BPKB saya di WOM kantor cabang Gading Serpong (Pindahan dari WOM depan RS Ashobirin), saya diwajibkan membawa surat keterangan domisili dengan alasan alamat saya di sistem WOM adalah alamat tinggal bukan KTP. Mohon penjelasan dari pihak WOM finance.

  1. Mengapa ada Perbedaan antara syarat yang tertulis (dikertas) yang ada di counter WOM dengan data yang diminta. Hal itu juga sudah saya, tanyakan langsung dengan Custemer Servicenya, jawabnya memang tidak ada tertulis di sana,
  2. Apa dasar legalnya pihak WOM finance mengisi data alamat saya di system,
  3. Berkaitan dengan pertanyaan nomor 2, bagaimana jika saya sudah pindah, sehingga Surat keterangan domisili yang bisa saya peroleh adalah SKD Jakarta yang notabene tidak akan sama dengan alamat saya yang ada di System WOM Finance,
  4. Kapan saya bisa memperoleh HAK (BPKB) saya?


Mario
Perum Medang Lestari Blok AIII/A29 Tangerang
mario.hutabarat@yahoo.com
081366681806

(wwn/wwn)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
OpiniAnda Index »
  • Jumat, 22/08/2014 08:51 WIB
    Lapangan Monas: Alun-alun Republik Indonesia
    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menata kembali manajemen kawasan Monumen Nasional, sehubungan dengan kesemerawutan pedagang kaki lima serta parkir liar di kawasan tersebut.
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
46%
Kontra
54%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?