detikcom

Aqua Galon Langka di Pejaten Timur

Fauzi - suaraPembaca
Rabu, 19/10/2011 10:39 WIB
Jakarta - Saya adalah salah satu pengecer Aqua galon di wilayah Pejaten Timur, Jakarta Selatan. Sudah lama kami mengalami kesulitan untuk mendapatkan Aqua galon di wilayah Pejaten Timur, hal ini disebabkan hanya ada satu agen atau star outlet di wilayah Pejaten Timur.

Saya sudah pernah menghubungi "Aqua Menyapa" tetapi saya tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan. Saya berharap agar PT Aqua Golden Missipi menambah agen atau star outlet minimal dua lagi, sehingga kami dengan mudah mendapatkan stok Aqua galon dan dapat mendistribusikan kembali ke tingkat konsumen akhir dengan baik dan lancar.

Jika pihak manajemen Aqua tidak bisa menyeimbangkan "supply and demand", mohon jangan membuat iklan atau promosi diberbagai media dengan gencar, karena hasil akhirnya akan membuat konsumen kecewa, karena sulit untuk mendapatkan stok Aqua galon.


Fauzi
Jl Angsana 1 Pejaten Timur, Jakarta Selatan
fauzifz79@yahoo.com
021-91670169

(wwn/wwn)

Share:



Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Kamis, 05/03/2015 10:28 WIB
    Demam Akik dan Semangat Kemerdekaan
    Beberapa waktu lalu masyarakat dihebohkan dengan ditemukannya (bahan) batu permata jenis giok di Kabupaten Nagan Raya, Aceh. Tidak tanggung-tanggung berat giok yang ditemukan Usman (45th), seorang petani yang beralih profesi menjadi pencari batu permata ini diperkirakan seberat 20 ton.
ProKontra Index »

Dukung Ahok Lawan Begal APBD DKI!

Perseteruan Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) dan DPRD DKI perihal 'dana siluman' dalam APBD 2015 menjadi perhatian publik. Berbagai gerakan warga dilancarkan untuk mendukung Ahok melawan begal APBD. Di sudut-sudut jalan terdapat berbagai spanduk mendukung Ahok. Salah satunya spanduk "#Kami Adalah Ahok, Lawan Begal APBD". Bila Anda setuju gerakan warga mendukung Ahok, pilih Pro!
Pro
99%
Kontra
1%
Poling Index »

Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) melaporkan 'dana siluman' yang muncul dalam APBD DKI sejak tahun 2012 ke KPK. Setujukah Anda dengan tindakan Ahok ini?