detikcom

Service Centre Olympus tidak Profesional

Niyah Cahyawati - suaraPembaca
Rabu, 26/10/2011 10:31 WIB
Jakarta - Saya mempunyai kamera digital Olympus FE-310, saya membelinya di toko kamera FOCUS (PGC Cililitan) pada Juli 2008.

Sebulan yang lalu hasil jepretan kamera saya hitam tidak ada gambarnya, saya pergi ke service centre Olympus di Gunung Sahari. Dengan Alasan kartu garansi bukan milik service centre yang beralamat Gunung sahari, service center menolak untuk memperbaiki kamera saya.

Saya menanyakan apakah kartu garansi saya asli, dan CS bilang asli tapi tidakk bisa dipakai di tempatnya. Perlu diketahui bahwa Service Centre di Mangga dua dan Ratu Plaza sudah ditutup. Dan sekarang hanya ada di Gunung Sahari dan satu-satunya di Indonesia.

Olympus tidak profesional dalam melayani pengaduan dan memberikan pelayanan pada pelanggan yang kameranya bermasalah.


Niyah Cahyawati
Jl Kenanga No 92C Kalisari, Jakarta Timur
niyah.cahyawati@yahoo.co.id
085717563210

(wwn/wwn)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Senin, 26/01/2015 09:04 WIB
    Pertobatan Moral dan Etis Penegak Hukum
    Drama hukum menegangkan bumi nusantara telah digelar nyata, bukan fiksi tapi realita. Sikap maryarakat nyata terbelah, tidak seperti Cicak vs Buaya jilid 1 yang sangat terang menderang seluruh komponen bangsa mendukung dibalik KPK.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?