detikcom

Voucher Poin Cinta CIMB Niaga

Stefanus - suaraPembaca
Selasa, 15/11/2011 15:14 WIB
Jakarta - Pada bulan Oktober 2011, saya menukarkan poin Cinta Niaga menjadi 7 lembar voucher Sodexho senilai total Rp. 700 ribu dan 4 voucher elektronik Alfamart senilai total Rp. 40 ribu. Dan dijanjikan selambat-lambatnya dalam 4 minggu semua voucher sudah terkirim.

Pada tanggal 11 Oktober, 4 voucher elektronik Alfamart dikirimkan, namun keempat-empatnya tidak bisa digunakan di Alfamart Cikokol. Empat hari kemudian oleh pihak Niaga, ke empat voucher elektronik Alfamart dikirim kembali. Dan sekali lagi keempat-empatnya tidak bisa digunakan.

Karena 7 voucher Sodexho belum saya terima, saya telepon kembali poin cinta CIMB Niaga pada tanggal 11 November. Diberitahukan bahwa voucher tersebut sudah habis dan baru bisa saya terima pertengahan Desember 2011 (atau 2,5 bulan sejak penukaran).

Kenapa untuk mendapatkan voucher yang menjadi hak saya begitu sulitnya, dan kenapa yang terkirim adalah voucher yang tidak bisa digunakan?


Stefanus
Puri Bintaro, Tangerang Selatan
stefanus.didi@gmail.com
0818150816

(wwn/wwn)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Jumat, 22/08/2014 08:51 WIB
    Lapangan Monas: Alun-alun Republik Indonesia
    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menata kembali manajemen kawasan Monumen Nasional, sehubungan dengan kesemerawutan pedagang kaki lima serta parkir liar di kawasan tersebut.
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
45%
Kontra
55%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?