detikcom

Salah Transfer via BCA Internet Banking

Roro Dyah Nur Indah - suaraPembaca
Kamis, 29/12/2011 11:00 WIB
Jakarta - Berawal pada tanggal 7 November 2011 saya melakukan transaksi BCA internet banking tetapi transaksi error, jadi saya login lagi dan langsung mengetik lagi nominal Rp 315.000 dan bertansaksi.

Ternyata data rekening tujuan salah bukan rekening yang saya mau tuju tetapi ke rekening atas nama Alvie Intan Nielasari. Kesalahan ini dikarenakan begitu banyak data list rekening tujuan pada internet banking saya dan seharusnya list rekening tujuan bila belum di dipilih seharusnya kosong.

Tetapi dari daftar transfer langsung muncul rekening yang pertama saya save, pada saat itu saya langsung menelepon Hallo BCA dan mereka bilang kalau saya harus datang ke cabang terdekat.

Karena saya sudah tinggal di Riau Duri jadi saya datang ke BCA cabang Duri di Jl. Sudirman, tetapi mereka tidak dapat memblokir dana yang salah transfer tersebut dengan segala macam alasan yang menurut saya tidak masuk akal.

Pada hari Rabu, 7 Desember 2011 BCA cabang Duri memberi kabar bahwa nasabah sudah di telepon dan saya diminta untuk menunggu nasabah tersebut untuk mengembalikan uang saya Rp 315.000.

Hari itu juga BCA cabang Pasar Minggu menghubungi say,a mengabarkan bahwa nomor telepon nasabah tersebut tidak bisa di hubungi. Mengapa dua kantor cabang BCA tersebut memberikan infor masi yang berbeda-beda?

Tanggal 8 Desember 2011saya membuat surat pernyataan diatas materai Rp 6000 mengenai kronologis masalah ini, tetapi hingga saat ini saya hanya mendapatkan janji-janji tanpa bukti.


Roro Dyah Nur Indah
Jl Binaharapan no. 25 Duren Tiga Jakarta Selatan
rr13dyah@yahoo.com
08129594321

(wwn/wwn)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Kamis, 17/04/2014 11:56 WIB
    Selamatkan Remaja dengan Islam
    Pada tanggal 26 April 2014, 20 ribu pelajar Sumatera Utara akan mengikuti Gebyar Generasi Berencana (GenRe). Acara ini dimotori oleh Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sumatera Utara.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
81%
Kontra
19%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?