detikcom

Lamanya Perbaikan di BlackBerry Comtech Service Center

Nadhira Ayunigntyas - suaraPembaca
Kamis, 05/01/2012 14:19 WIB
Jakarta - Pada tanggal 10 Desember 2011, saya membawa BlackBerry saya ke BlackBerry Expert Center Pacific Place. Petugas mengatakan saya akan dihubungi dalam waktu 4 hari untuk melakukan konfirmasi kondisi, biaya, dan waktu pengerjaan.

Setelah empat hari, saya mencoba menelepon nomor yang diberikan oleh petugas, saya diminta untuk menunggu tiga hari lagi karena BlackBerry sedang dalam pengerjaan.

Hari senin, 26 Desember 2011 akhirnya saya dihubungi oleh salah seorang customer service yang bermaksud untuk konfirmasi apakah saya menyetujui untuk proses perbaikannya. Namun, mengapa selama 2 minggu tersebut dikatakan bahwa BlackBerry saya sedang dikerjakan padahal belum dalam proses pengerjaan.

Customer service tersebut mengatakan bahwa jika saya menelepon ke nomor tersebut jawaban itu memang sudah prosedur apapun status yang terjadi.

Saya menanyakan berapa lama lagi saya harus menunggu, dijanjikan dalam 3 hari akan selesai. Namun hingga saat ini sama sekali tidak ada kabar.

Saya kecewa karena sampai saat ini, saya belum mendapat kabar yang jelas kapan perbaikannya akan selesai dan tidak ada itikad baik dari Service Center Comtech untuk menghubungi saya kalaupun ada keterlambatan perbaikan.


Nadhira Ayunigntyas
Komplek Lemigas C Jl Panjang, Jakarta Selatan
tootortoise@gmail.com
08158840161

(wwn/wwn)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Kamis, 17/04/2014 11:56 WIB
    Selamatkan Remaja dengan Islam
    Pada tanggal 26 April 2014, 20 ribu pelajar Sumatera Utara akan mengikuti Gebyar Generasi Berencana (GenRe). Acara ini dimotori oleh Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sumatera Utara.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?