detikcom

Tanggapan Mandiri untuk Keluhan Bapak Joko

Sukoriyanto Saputro - suaraPembaca
Rabu, 11/01/2012 10:21 WIB
Jakarta - Menanggapi pengaduan dari Bapak Joko Hadi Parwoto di media online Detik.com tanggal 3 Januari 2012 mengenai "Selamat Pagi Bank Mandiri", dengan ini kami sampaikan tanggapan dengan penjelasan sebagai berikut:

Sesuai pembicaraan Bapak Joko Hadi Parwoto dengan pihak vendor pada tanggal 5 Januari 2012, Bapak Joko Hadi Parwoto berkenan untuk mengirimkan produk tersebut ke pihak vendor untuk dilakukan perbaikan terhadap kerusakan produk.

Kami telah menyampaikan penjelasan dan alternatif penyelesaian atas permasalahan dimaksud secara tertulis yang kami kirimkan ke alamat Bapak Joko Hadi Parwoto.

Apabila masih terdapat pertanyaan ataupun saran yang ingin disampaikan, selain dapat menghubungi Customer Service kami yang akan membantu melalui Mandiri Call layanan 24 jam di nomor 14000, Bapak Joko Hadi Parwoto juga dapat menghubungi kami melalui website www.bankmandiri.co.id dengan memilih menu contact us atau langsung melalui email customer.care@bankmandiri.co.id.

Demikian kami sampaikan, terima kasih atas perhatian dan kerjasama yang baik dengan Redaksi Detik.com.


Sukoriyanto Saputro
Corporate Secretary
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

(wwn/wwn)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
36%
Kontra
64%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?