detikcom

Tanggapan Mandiri untuk Keluhan Bapak Joko

Sukoriyanto Saputro - suaraPembaca
Rabu, 11/01/2012 10:21 WIB
Jakarta - Menanggapi pengaduan dari Bapak Joko Hadi Parwoto di media online Detik.com tanggal 3 Januari 2012 mengenai "Selamat Pagi Bank Mandiri", dengan ini kami sampaikan tanggapan dengan penjelasan sebagai berikut:

Sesuai pembicaraan Bapak Joko Hadi Parwoto dengan pihak vendor pada tanggal 5 Januari 2012, Bapak Joko Hadi Parwoto berkenan untuk mengirimkan produk tersebut ke pihak vendor untuk dilakukan perbaikan terhadap kerusakan produk.

Kami telah menyampaikan penjelasan dan alternatif penyelesaian atas permasalahan dimaksud secara tertulis yang kami kirimkan ke alamat Bapak Joko Hadi Parwoto.

Apabila masih terdapat pertanyaan ataupun saran yang ingin disampaikan, selain dapat menghubungi Customer Service kami yang akan membantu melalui Mandiri Call layanan 24 jam di nomor 14000, Bapak Joko Hadi Parwoto juga dapat menghubungi kami melalui website www.bankmandiri.co.id dengan memilih menu contact us atau langsung melalui email customer.care@bankmandiri.co.id.

Demikian kami sampaikan, terima kasih atas perhatian dan kerjasama yang baik dengan Redaksi Detik.com.


Sukoriyanto Saputro
Corporate Secretary
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

(wwn/wwn)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
ProKontra Index »

Biarkan Ahok Pilih Pendampingnya Pimpin DKI

Siapa bakal pendamping Plt Gubernur DKI Ahok? Masih menjadi pro kontra antara parpol di DPRD DKI dan Kemendagri. Kemendagri memastikan Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo. Setelah diberhentikan sebagai Wagub dan Plt Gubernur dan diangkat menjadi Gubernur, Ahok bisa memilih dua orang untuk menjadi wakilnya. Bila Anda setuju dengan Kemendagri, pilih Pro!
Pro
76%
Kontra
24%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?