detikcom

Kualitas Jam Tangan Anam Caritas Berbeda dengan Iklannya

Ruth Eva - suaraPembaca
Kamis, 12/01/2012 14:19 WIB
Jakarta - Saya membeliJama Tangan Anam Caritas 1 set (2 buah) seharga Rp.1.580.000 dua tahun (20110) yang lalu, karena tertarik dengan iklan yang ditayangkan di stasiun televisi tentang jam tangan Anam Caritas oleh Lejel Home Shopping dan berniat menghadiahkan kepada orangtua saya.

Setelah satu tahun, batery jam tersebut habis dan ayah saya menggantinya diakhir bulan Oktober 2011. Satu bulan kemudian, saya berniat 'menyepuh' jam tersebut ke toko jam di Pondok Gede, karena lapisan emasnya sudah mulai menghilang.

Menurut informasi pemilik toko, bahwa mesin jam tersebut palsu dan saya adalah korban yang kesekian kalinya. Kemudian saya meminta tolong kepada adik saya untuk mencari tahu tentang jam ini.

Perbedaan yang mencolok pun kami dapati, baik dari internet dan juga masih bisa dilihat saat-saat ini di televisi swasta Indonesia. Dan terbukti mesin jam yang saya beli berbeda denga yang ada di iklan.

Saya sudah beberapa kali menghubungi call center dan meminta pertanggunganjawaban dari pihak Lejel Home Shopping untuk mengganti dengan jam tangan baru yang sama dengan yang di iklan, tapi hingga saat ini belum ada tanggapan. Bahkan cll center agent bernama malah meminta nomor rekening, yang hingga kini saya tidak tahu untuk keperluan apa.


Ruth Eva
Lubang Buaya, Jakarta Timur
ruthevasri@yahoo.com
02196522476

(wwn/wwn)

Share:



Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Senin, 02/03/2015 10:35 WIB
    Chapel Hill Shooting: Dari Rasisme ke Terorisme
    Kasus penembakan terhadap tiga muslim Amerika di Chapel Hill yang menempati urutan ke 7 trending topic dunia, telah menyisakan asa bagi kaum muslim di seluruh dunia. Peristiwa ini menyusul kejadian penembakan serupa di Paris terhadap wartawan majalah satire Chalrie Hebdo sebagai respon atas penerbitan kartun Nabi Muhammad.
ProKontra Index »

Dukung Ahok Lawan Begal APBD DKI!

Perseteruan Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) dan DPRD DKI perihal 'dana siluman' dalam APBD 2015 menjadi perhatian publik. Berbagai gerakan warga dilancarkan untuk mendukung Ahok melawan begal APBD. Di sudut-sudut jalan terdapat berbagai spanduk mendukung Ahok. Salah satunya spanduk "#Kami Adalah Ahok, Lawan Begal APBD". Bila Anda setuju gerakan warga mendukung Ahok, pilih Pro!
Pro
99%
Kontra
1%
Poling Index »

Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) melaporkan 'dana siluman' yang muncul dalam APBD DKI sejak tahun 2012 ke KPK. Setujukah Anda dengan tindakan Ahok ini?