detikcom

Salah Transfer Klik BCA, Dana Belum Kembali

Marjinah - suaraPembaca
Jumat, 03/02/2012 10:02 WIB
Purwokerto - Pada tanggal 19 Januari 2012 pukul 13:04:13 saya telah melakukan kesalahan transfer dari rekening BCA saya ke rekening BCA orang lain yang bukan menjadi tujuan transfer melalui Klik BCA.

Saya menghubungi Halo BCA di nomor 500888 untuk melaporkan dan dijanjikan maksimal 3 hari kerja akan selesai dan dana dikembalikan.

Setelah itu saya juga menghubungi pemilik rekening untuk mengklarifikasi kesalahan transfer tersebut dan setelah dicek oleh beliau, ternyata dana tidak masuk ke rekening beliau.

Hingga surat ini ditulis, dana milik saya senilai RP 6.000.000 belum dikembalikan oleh BCA. Saya mengharapkan dana tersebut segera dikembalikan ke rekening saya, karena dana tersebut sangat dibutuhkan untuk kelangsungan bisnis saya.


Marjinah A.Md
Perum Saphirre Residence Blok M-1 Purwokerto
adm_sdf@yahoo.co.id
088806627200

(wwn/wwn)

Share:



Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    Hubungi: sales[at]detik.com,
    Suara Pembaca Terbaru Index »
    OpiniAnda Index »
    • Senin, 20/05/2013 13:09 WIB
      Kode Moral dan Muktamar Pancasila
      Buku William A Smith menulis sebuah risalah pemikiran Paedagogy of the heart (2001;ix) seorang Freire mengatakan mari kita pertahankan harapan kendati realitas yang kejam mengajak kita untuk tidak berharap.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    59%
    Kontra
    41%
    Poling Index »

    Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?