detikcom

Tiga Bulan Proses Asuransi ACA dengan BAF Belum Cair

Andri Kuswoyo - suaraPembaca
Selasa, 07/02/2012 11:18 WIB
Surabaya - Tanggal 2 November 2011 saya kehilangan sepeda motor Yamaha Vega dengan nomor polisi AE 2247 KF atas nama Lasiman.

Berdasarkan surat perjanjian kredit konsumen dari BAF, motor tersebut dilindungi oleh asuransi kehilangan dari ACA yang akan mendapatkan penggantian sebesar 80% dari harga On The Road.

Esok harinya saya mengurus proses claim ke pihak BAF Ngawi dengan dibantu staff claim asuransi dari BAF. Dengan batas maksimal 3 bulan untuk proses claim, namun sampai saat ini saya masih belum mendapat informasi yang jelas dari pihak ACA ataupun BAF.

Setiap kali saya hubungi pihak dari BAF, diinformasikan bahwa kasus masih dalam proses dan akan survey lokasi. Bahkan saat menghubungi ACA pusat Jakarta saya diminta untuk konfirmasi ke pihak BAF.

Sampai berapa lama lagi saya harus menunggu kepastian akan proses calim kehilangan motor tersebut?


Andri Kuswoyo
Jl. Gayungan I Surabaya
andree.wy@gmail.com
0811324724


(wwn/wwn)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Selasa, 16/09/2014 11:33 WIB
    'Mengobati' Pilkada Langsung Oleh Rakyat
    Penulis teringat seuntai kalimat ceramah Almarhum Dr.H. Zainuddin MZ, 'ibarat makan salak, bukan isinya yang kita makan tetapi kulitnya yang kita ambil lalu batunya kita telen, ya pasti rusak'.
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
38%
Kontra
62%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?