detikcom

Saldo Berkurang, Uang tidak Keluar

Sofyan - suaraPembaca
Rabu, 08/02/2012 15:48 WIB
Jakarta - Pada tanggal 3 Januari 2011 sekitar jam 8 malam, saya melakukan penarikan di ATM Bank Syariah Mandiri berjumlah Rp.1.250.000. Namun uang tidak keluar, sedangkan saldo berkurang.

Saat itu juga saya melaporkan kepada customer service Bank Syariah Mandiri dan dibuatkan laporannya.

Keesokan harinya saya datang ke kantor cabang Bank Syariah Mandiri Tebet, diinformasikan bahwa hal ini sering terjadi pada awal bulan dan membutuhkan waktu dua minggu untuk proses pengembalian dana.

Setelah dua minggu berlalu tanpa hasil, saya menghubungi Bank Syariah Mandiri pada tanggal 20 Januari 2011 dan disuruh membuat surat pernyataan dengan tanda tangan materai. Bank Syariah Mandiri meminta saya menunggu kembali sekitar dua minggu lagi.

Sampai dengan saya membuat surat ini dana tersebut masih belum kembali ke rekening saya.


Sofyan
Jl Kebon Baru No 12 Jakarta Selatan
achmadsofyan84@yahoo.com
08811118545

(wwn/wwn)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Sabtu, 20/12/2014 16:04 WIB
    Kemaritiman: Saatnya Mewujudkan Cita-cita Mulia Suharto yang Tertunda
    Hari-hari ini kita membaca dan mendengar pembicaraan tentang kemaritiman di media massa tengah hangat-hangatnya. Tentu antusiasme pejabat dan pemangku untuk membenahi sektor kelautan membuncah, campur aduk antara pesimisme dan optimisme perlu kita dukung meskipun terkesan terlambat.
ProKontra Index »

Kebijakan Ahok Larang Pemotor Masuk HI Digugat

Kebijakan Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok yang melarang kawasan HI hingga Medan Merdeka Barat akan digugat. Kebijakan itu dinilai diskriminatif. Bagaimana menurut Anda? Bila Anda setuju kebijakan itu digugat pilih Pro. Bila tidak setuju kebijakan itu digugat pilih Kontra.
Pro
53%
Kontra
47%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?