detikcom

Penawaran Menjebak SPG Matrix

Rizchi - suaraPembaca
Selasa, 21/02/2012 10:52 WIB
Tangerang - Sektar satu bulan yang lalu, adik saya didatangi SPG Matrix di pom bensin Puri Indah, dia memberikan kartu Matrix secara cuma-cuma dan apabila tidak digunakan maka tidak terkena biaya.

Karena adik saya tidak mengetahui apa itu kartu Matrix, jadi dia menerima kartu tersebut dengan syarat fotocopy KTP. Setelah sebulan berlalu muncul tagihan dari kartu Matrix tersebut.

Setelah mendengar kronologisnya, saya menelepon call centre Indosat, saya diminta mendatangi gallery Indosat untuk mengembalikan kartu dan tidak harus bayar tagihan.

Namun ketika adik saya yang datang ke galery Indosat, ternyata dia tetap dikenakan untuk membayar tagihan tersebut. Ketika saya dihubungi olehnya, saya katakan untuk membayarnya agar tidak merepotkan.

Saya ingin mengeluhkan tentang tatacara dari SPG Matrix menawarkan produknya yang terkesan menjebak, sehingga untuk seseorang seperti adik saya bisa terjebak oleh tawarannya.


Rizchi
Pondok Kacang Prima blok D1 Tangerang Selatan
rizchi_dossantosleite@yahoo.com
085716440275

(wwn/wwn)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Sabtu, 12/07/2014 02:06 WIB
    Wisma Samudera, Aset Sejarah yang Terbiarkan
    Saat ditawan Belanda di Mentok sekitar tahun 1948, Bung Karno menyempatkan waktu untuk mengunjungi Toboali yang saat itu berstatus sebagai kewedanaan.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?