detikcom

Penawaran Menjebak SPG Matrix

Rizchi - suaraPembaca
Selasa, 21/02/2012 10:52 WIB
Tangerang - Sektar satu bulan yang lalu, adik saya didatangi SPG Matrix di pom bensin Puri Indah, dia memberikan kartu Matrix secara cuma-cuma dan apabila tidak digunakan maka tidak terkena biaya.

Karena adik saya tidak mengetahui apa itu kartu Matrix, jadi dia menerima kartu tersebut dengan syarat fotocopy KTP. Setelah sebulan berlalu muncul tagihan dari kartu Matrix tersebut.

Setelah mendengar kronologisnya, saya menelepon call centre Indosat, saya diminta mendatangi gallery Indosat untuk mengembalikan kartu dan tidak harus bayar tagihan.

Namun ketika adik saya yang datang ke galery Indosat, ternyata dia tetap dikenakan untuk membayar tagihan tersebut. Ketika saya dihubungi olehnya, saya katakan untuk membayarnya agar tidak merepotkan.

Saya ingin mengeluhkan tentang tatacara dari SPG Matrix menawarkan produknya yang terkesan menjebak, sehingga untuk seseorang seperti adik saya bisa terjebak oleh tawarannya.


Rizchi
Pondok Kacang Prima blok D1 Tangerang Selatan
rizchi_dossantosleite@yahoo.com
085716440275

(wwn/wwn)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Senin, 26/01/2015 09:04 WIB
    Pertobatan Moral dan Etis Penegak Hukum
    Drama hukum menegangkan bumi nusantara telah digelar nyata, bukan fiksi tapi realita. Sikap maryarakat nyata terbelah, tidak seperti Cicak vs Buaya jilid 1 yang sangat terang menderang seluruh komponen bangsa mendukung dibalik KPK.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
74%
Kontra
26%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?