detikcom

Penawaran Menjebak SPG Matrix

Rizchi - suaraPembaca
Selasa, 21/02/2012 10:52 WIB
Tangerang - Sektar satu bulan yang lalu, adik saya didatangi SPG Matrix di pom bensin Puri Indah, dia memberikan kartu Matrix secara cuma-cuma dan apabila tidak digunakan maka tidak terkena biaya.

Karena adik saya tidak mengetahui apa itu kartu Matrix, jadi dia menerima kartu tersebut dengan syarat fotocopy KTP. Setelah sebulan berlalu muncul tagihan dari kartu Matrix tersebut.

Setelah mendengar kronologisnya, saya menelepon call centre Indosat, saya diminta mendatangi gallery Indosat untuk mengembalikan kartu dan tidak harus bayar tagihan.

Namun ketika adik saya yang datang ke galery Indosat, ternyata dia tetap dikenakan untuk membayar tagihan tersebut. Ketika saya dihubungi olehnya, saya katakan untuk membayarnya agar tidak merepotkan.

Saya ingin mengeluhkan tentang tatacara dari SPG Matrix menawarkan produknya yang terkesan menjebak, sehingga untuk seseorang seperti adik saya bisa terjebak oleh tawarannya.


Rizchi
Pondok Kacang Prima blok D1 Tangerang Selatan
rizchi_dossantosleite@yahoo.com
085716440275

(wwn/wwn)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Selasa, 16/09/2014 11:33 WIB
    'Mengobati' Pilkada Langsung Oleh Rakyat
    Penulis teringat seuntai kalimat ceramah Almarhum Dr.H. Zainuddin MZ, 'ibarat makan salak, bukan isinya yang kita makan tetapi kulitnya yang kita ambil lalu batunya kita telen, ya pasti rusak'.
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
42%
Kontra
58%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?