detikcom

Kartu ATM Mandiri Tertelan Mesin ATM BRI

Faisal Amin - suaraPembaca
Selasa, 06/03/2012 10:15 WIB
Tangerang - Saya dan istri adalah nasabah bank Mandiri, dan bermaksud melakukan penarikan tunai dari ATM Mandiri yang kebetulan kami temui.

Istri saya langsung memasukkan Kartu ATM Mandiri kedalam mesin ATM BRI, pertama tama cek saldo kemudian tarik tunai. Setelah menunggu beberapa lama muncul tulisan "Transaksi anda sedang diproses".

Lama berselang, Kartu ATM keluar dan langsung masuk kembali ke dalam mesin. Setelah menunggu kurang lebih 10 Menit, keluar tulisan "Transaksi Anda Tidak Dapat dilakukan, Apakah mau melanjutkan?" Kami menekan "Tidak". Setelah itu, muncul tulisan "Demi keamanan kartu anda kami tahan".

Call center BRI, menginformasikan apabila kartu tersebut dari bank lain makan akan dihancurkan. Setelah dikonfirmasi ke berbagai pihak, ternyata BRI menggunakan pihak ketiga untuk ATM-ATM diluar Branch BRI.

Sehingga semua kasus kartu tertelan mesin, kesalahan mesin maupun kesalahan pelanggan, tidak dapat dilakukan pengambilan kartu. Dan pihak BRI tidak dapat menghubungi pihak ketiga untuk melakukan pengambilan kartu ATM yang tertelan.

Ternyata makin banyak Mesin ATM yang dikeluarkan tidak tentu sejalan dengan pelayanan yang semakin baik.


Faisal Amin
Regency Melati Mas Blok F6 Tangerang Selatan
faisal.amin.08@gmail.com
081809711627

(wwn/wwn)

Share:



Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
OpiniAnda Index »
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%
Poling Index »

John F Kennedy menyatakan "My loyality to my party ends where my loyality to the country begins" VS Megawati yang mengatakan "Presiden dan wapres memang sudah sewajarnya menjalankan garis kebijakan politik partai". Pilih mana?