detikcom

Penjelasan BRI tentang ATM Bapak Faisal yang Tertelan

Muhammad Ali - suaraPembaca
Kamis, 15/03/2012 12:19 WIB
Jakarta - Menanggapi keluhan Bapak Faisal Amin. pada tanggal 6 Maret 2012 mengenai "Kartu ATM Mandiri Tertelan Mesin ATM BRI" perkenankan kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang Bapak alami.

Sebagai tindak lanjut dari keluhan tersebut, dapat kami sampaikan bahwa sesuai dengan kesepakatan antar Bank, kartu ATM yang tertelan tersebut harus di hancurkan dan nasabah yang bersangkutan segera melapor kepada Bank penerbit kartu agar kartu tersebut di blokir. Dan biaya transaksi tarik tunai melalui ATM BRI adalah Rp 3.900 bukan Rp 7.500.

Apabila terdapat pertanyaan ataupun saran yang ingin disampaikan, anda dapat menghubungi Customer Service kami yang akan selalu membantu, melalui layanan 24 jam CallBRI 14017 / 500017 / 021-57987400.

Sebagai Bank yang terus berupaya meningkatkan pelayanan terhadap para nasabahnya, BRI senantiasa menampung dan merespon keluhan nasabah, demi tercapainya pelayanan yang prima dan konsisten.


Muhammad Ali
Corporate Secretary
PT.BRI (Persero) Tbk


(wwn/wwn)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Senin, 26/01/2015 09:04 WIB
    Pertobatan Moral dan Etis Penegak Hukum
    Drama hukum menegangkan bumi nusantara telah digelar nyata, bukan fiksi tapi realita. Sikap maryarakat nyata terbelah, tidak seperti Cicak vs Buaya jilid 1 yang sangat terang menderang seluruh komponen bangsa mendukung dibalik KPK.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?