detikcom

Life Plus-5 Avrist Assurance Mempersulit Pencairan

Amiyaiti Kania - suaraPembaca
Jumat, 11/05/2012 10:22 WIB
Jakarta - (Avrist telah memberikan tanggapannya atas keluhan yang disampaikan oleh Ibu Amiyati Kania)

Saya membeli product Life Plus-5 dari Avrist Assurance (d/h AIA) tahun 2001, dengan premi sebesar Rp 15 juta yang sudah lunas, namun karena sesuatu hal saya memutuskan berhenti.

Customer service Avrist mengatakan bahwa untuk penutupan produk tersebut pihak asuransi hanya akan menggunakan suku bunga 2012 yang ditetapkan oleh pihak asuransi sendiri bukan berdasarkan suku bunga tahun dari 2001 sewaktu saya membeli produk tersebut.

Jadi, dana premi Rp 15 juta yang disimpan selama 11 tahun hanya akan dikembalikan di tahun 2012 sebesar Rp. 10.500.000.

Selepas itu, customer service selalu menghubungi saya untuk meminta konfirmasi penutupan dan transfer dana diluar jam kantor yang tentu saja cukup mengganggu saya. Customer service beralasan bahwa jam kerja mereka menghubungi klien adalah diatas jam 17.00.

Hingga saya menuliskan surat keluhan ini, dana yang dimaksud masih belum saya terima.


Amiyaiti Kania
Masjid Al Fajri 6A Pejaten, Jakarta Selatan
fishermans.friend13@gmail.com
0816-846113


(wwn/wwn)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Selasa, 16/09/2014 11:33 WIB
    'Mengobati' Pilkada Langsung Oleh Rakyat
    Penulis teringat seuntai kalimat ceramah Almarhum Dr.H. Zainuddin MZ, 'ibarat makan salak, bukan isinya yang kita makan tetapi kulitnya yang kita ambil lalu batunya kita telen, ya pasti rusak'.
ProKontra Index »

Pilkada via DPRD Potensi Korupsinya Lebih Tinggi!

DPR hari ini akan mengesahkan RUU Pilkada yang salah satunya akan menentukan apakah pemilihan kepala daerah akan tetap dilakukan secara langsung atau dikembalikan ke DPRD. KPK berpandangan, Pilkada lewat DPRD justru potensi korupsinya lebih tinggi. Bila Anda setuju dengan KPK, pilih Pro!
Pro
57%
Kontra
43%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?