detikcom

JNE Jakarta Antara Janji dan Tindakan

Kurdi - suaraPembaca
Senin, 21/05/2012 10:58 WIB
Jakarta - (Untuk saat ini JNE telah menanggapi keluhan bapak Kurdi)

Tanggal 7 Mei 2012, teman saya mengirimkan paket dari Kediri ke Jakarta, esok harinya saya cek di web JNE, status paket telah sampai di Jakarta.

Saya menghubungi customer service JNE pada tanggal 11 Mei, dijanjikan paket akan dikirimkan esok harinya, namun paket belum juga diantar.

Sampai tanggal 14 Mei paket juga belum diantar dan saya mencoba konfirmasi kembali, saya dijanjikan akan dihubungi tanpa ada kepastian kapan paket akan dikirim.

Pemberian pelayanan dan kepastian informasi yang merupakan bagian dari Jasa JNE seharusnya disertai dengan tindakan yang tepat sehingga tidak hanya janji tanpa tindakan yang menyebabkan kecewanya pelangan setia JNE.


Kurdi
Jl Banyuwangi, Menteng-Jakarta Pusat
kurdi_1976@yahoo.com
08126989785


(wwn/wwn)

Share:



Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    Hubungi: sales[at]detik.com,
    Suara Pembaca Terbaru Index »
    OpiniAnda Index »
    • Senin, 20/05/2013 13:09 WIB
      Kode Moral dan Muktamar Pancasila
      Buku William A Smith menulis sebuah risalah pemikiran Paedagogy of the heart (2001;ix) seorang Freire mengatakan mari kita pertahankan harapan kendati realitas yang kejam mengajak kita untuk tidak berharap.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    65%
    Kontra
    35%
    Poling Index »

    Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?