detikcom

Cigna Easycare Blue Mengecewakan

Insani Roefliana - suaraPembaca
Senin, 21/05/2012 16:49 WIB
Jakarta - Bulan Februari 2012 saya ditawari program Cigna Easy Blue Care oleh telemarketing dan setuju untuk ikut program tersebut dengan pembayaran sebesar Rp 85.000/bulan melalui pendebetan kartu kredit BCA.

Tanggal 8 Maret 2012, saya menghubungi call center PT Cigna Insurance untuk mengecek sudah sejauh mana progresnya. Customer service memberitahukan bahwa polis saya masih dalam proses dan belum disetujui, saya diberikan nomor polis EC0000003X untuk memudahkan pengecekan di kemudian hari.

Tanggal 15 Maret 2012, saya menerima email e-statement kartu kredit BCA. Premi Cigna Easy Blue Care tercantum didebet dua kali (24 Februari & 6 Maret). Pendebetan dilakukan sebelum saya menghubungi call center tapi saat itu saya diberitahukan bahwa polis belum aktif.

Tanggal 19 Maret 2012 saya menghubungi Cigna untuk mempertanyakan mengapa ada pendebetan padahal polis saya belum aktif, namun customer service hanya bisa menjawab bahwa pendebetan pertama polis sudah aktif.

Tanggal 10 April 2012, pendebetan ketiga dilakukan namun polis belum juga saya terima. Tanggal 23 April 2012, saya menghubungi call center untuk menanyakan polis.

Tanggal 30 April saya dihubungi oleh call center untuk menindaklanjuti telepon saya pada tanggal 21 April. PT Cigna sudah melakukan pengecekan transkrip pembicaraan antara saya dengan telemarketing dan mengakui bahwa telemarketing tidak menginformasikan sebelumnya mengenai garansi 30 hari setelah pendebetan pertama.

Tanggal 1 Mei 2012 softcopy polis belum saya terima. S maka saya memutuskan untuk menutup polis via telepon.

Tanggal 4 Mei 2012 pendebetan polis masih muncul di billing kartu kredit BCA meski informasi dari customer service bahwa pendebetan tidak akan dilakukan bila pembatalan polis dilakukan sebelum tanggal debet.

Tanggal 16 Mei 2012 menyadari terjadi pendebetan, saya mengirimkan email ke customer service Cigna untuk melaporkan hal ini.

Sistem Program CIGNA Eazycare Blue sangat mengecewakan padahal program ini dipromosikan cukup intens di media radio. Faktor penyebabnya adalah PT Cigna Insurance tidak bertanggung jawab atas telemarketing yang tidak menginformasikan mengenai garansi polis.


Insani Roefliana
Komplek Graha Bunga GB 3 Tangerang Selatan
insani.r@gmail.com
08170878078

(wwn/wwn)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Kamis, 17/04/2014 11:56 WIB
    Selamatkan Remaja dengan Islam
    Pada tanggal 26 April 2014, 20 ribu pelajar Sumatera Utara akan mengikuti Gebyar Generasi Berencana (GenRe). Acara ini dimotori oleh Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sumatera Utara.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?