detikcom

30 Menit Menunggu Pesanan Pizza Hut Bekasi Square Mall

Christian Wattimena - suaraPembaca
Rabu, 30/05/2012 12:54 WIB
Bekasi - Minggu, 27 Mei 2012 pukul 19:22 WIB, saya memesan pizza di Pizza Hut Bekasi Square Mall. Setelah mencatat pesanan dan melakukan pembayaran, saya diminta untuk menunggu dengan estimasi waktu 15 menit.

Dua puluh menit berlalu, pesanan belum diantarkan. Saya menghampiri staff di meja front office yang mengambil bukti pesan dan mengeceknya di komputer dan setelah itu ke dapur.

Lima menit kemudian beliau menghampiri saya dan mengatakan bahwa pesanan saya masih di oven tanpa permintaan ma'af. Tidak puas dengan itu saya menghubungi pizza hut ini via telepon dan minta bicara dengan managernya.

Manager hanya mengatakan bahwa pesanan hampair selesai, juga tanpa permintaan ma'af atau penyesalan. Beberapa menit kemudian, pesanan diantarkan oleh seorang staff yang menyampaikan permintaan maaf atas kejadian ini.

Apakah Pizza Hut tidak memberikan training tentang customer service yang baik dan benar kepada para staff dan managernya? dan apakah standar penyajian 15 menit pesanan tersaji hanyalah promo belaka?


Christian Wattimena
Perum Bumi Bekasi Baru Jl Lumbu Barat, Bekasi
christian_wattimena@yahoo.com
0817111646

(wwn/wwn)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
ProKontra Index »

Biarkan Ahok Pilih Pendampingnya Pimpin DKI

Siapa bakal pendamping Plt Gubernur DKI Ahok? Masih menjadi pro kontra antara parpol di DPRD DKI dan Kemendagri. Kemendagri memastikan Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo. Setelah diberhentikan sebagai Wagub dan Plt Gubernur dan diangkat menjadi Gubernur, Ahok bisa memilih dua orang untuk menjadi wakilnya. Bila Anda setuju dengan Kemendagri, pilih Pro!
Pro
76%
Kontra
24%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?