detikcom

Tanggapan Mandiri atas Pengaduan Bapak Hendra

Sukoriyanto Saputro - suaraPembaca
Rabu, 13/06/2012 11:12 WIB
Jakarta - Menanggapi pengaduan dari Bapak Hendra Kurniawan di media online Detik.com tanggal 7 Juni 2012 mengenai "Kartu Kredit Terblokir, Bank Mandiri tidak Memberikan Solusi", dengan ini kami sampaikan terima kasih atas masukan yang Bapak Hendra Kurniawan berikan dan mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami.

Kegagalan transaksi online yang Bapak Hendra Kurniawan lakukan disebabkan karena terblokirnya fitur transaksi online dengan menggunakan Mandiri Kartu Kredit Bapak Hendra Kurniawan akibat adanya kesalahan memasukkan kode PIN transaksi online sebanyak 3 (tiga) kali.

Saat ini kami telah mengaktifkan kembali fitur transaksi online pada Mandiri Kartu Kredit Bapak Hendra Kurniawan.

Kami telah menghubungi Bapak Hendra Kurniawan untuk menyampaikan penjelasan dan penyelesaian atas permasalahan dimaksud secara lisan maupun tertulis. Bapak Hendra Kurniawan dapat menerima dengan baik penjelasan dan penyelesaian yang disampaikan.

Apabila masih terdapat pertanyaan ataupun saran yang ingin disampaikan, selain dapat menghubungi Customer Service kami yang akan membantu melalui Mandiri Call layanan 24 jam di nomor 14000, Bapak Hendra Kurniawan juga dapat menghubungi kami melalui website www.bankmandiri.co.id dengan memilih menu contact us atau langsung melalui email customer.care@bankmandiri.co.id.


Sukoriyanto Saputro
Corporate Secretary
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk

(wwn/wwn)

Share:



Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Selasa, 31/03/2015 07:06 WIB
    Warisan yang Harus Diganti
    Kemacetan yang terjadi di beberapa kota besar seperti DKI Jakarta sudah merupakan suguhan yang biasa buat orang-orang yang tinggal atau bekerja di kota tersebut maupun di daerah sekitarnya (Bodetabek).
ProKontra Index »

Segera Revisi PP Ganti Rugi Salah Tangkap Rp 1 Juta!

Ganti rugi Rp 1 juta bagi korban salah tangkap dinilai sudah tidak layak lagi. Ahli pidana UII Dr Mudzakkir mengatakan PP No 27 Tahun 1983 memuat ketentuan yang sudah tidak sesuai lagi dengan keadaan sekarang. Untuk itu, Dr Mudzakkir mengusulkan PP itu harus diubah dan memasukkan ganti rugi sesuai dengan kurs terkini. Bila Anda setuju dengan usulan Dr Mudzakkir, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%
Poling Index »

Setujukah Anda dengan pemblokiran situs-situs online yang dinilai BNPT radikal?