detikcom

6 Tahun Salah Mencatat Digit Meter PLN

Nor Triasmara - suaraPembaca
Rabu, 13/06/2012 12:33 WIB
Sampit - Tagihan rekening listrik kami dibulan April 2012 tiba-tiba melonjak sangat signifikan. Pada bulan-bulan sebelumnya, tagihan listrik kami Rp.800.000, kemudian bulan April tagihan kami menjadi Rp.11.035.280.

Ketika kami konfirmasikan hal ini ke PLN setempat, dijelaskan bahwa selama ini petugas pencatatan PLN melakukan kesalahan, kekurangan pencatatan digit pada Kwh meter dan kesalahan ini sudah berlangsung sejak 2006.

Oleh karena itu kami diharuskan membayar kekurangan tagihan tersebut sejak 2006 s/d 2012, yang akan dicicil setiap bulannya. Dimana cicilan tersebut sebesar Rp.5.300.000 ditambah biaya pemakaian listrik.

Tentunya kami sangat keberatan dengan hal ini, mengapa kesalahan ini baru terdeteksi sekarang dan dibebankan ke pelanggan, padahal ini merupakan kesalahan dari PLN.


Nor Triasmara
Jl Yos Sudarso, Sampit
nor.triasmara@meratusline.com
085725034511

(wwn/wwn)

Share:



Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%
Poling Index »

John F Kennedy menyatakan "My loyality to my party ends where my loyality to the country begins" VS Megawati yang mengatakan "Presiden dan wapres memang sudah sewajarnya menjalankan garis kebijakan politik partai". Pilih mana?