detikcom

Tanggapan JNE untuk Bapak Gary Hadrian

Visi Firman - suaraPembaca
Selasa, 03/07/2012 13:25 WIB
Jakarta - Menanggapi surat Bapak Gary Hadrian kepada JNE melalui Suara Pembaca yang telah dimuat di Detik.com pada 18 Juni 2012, mengenai "Pembulatan Biaya Kirim JNE". Atas nama Manajemen JNE, kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi.

Kami telah menindaklanjuti permasalahan ini, dan akan melakukan pembinaan dan pelatihan kepada JNE Setra Sari - Bandung untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan kami.

Demikian informasi ini kami sampaikan, terima kasih atas kepercayaannya menggunakan jasa kiriman JNE. Untuk memberikan saran dan kritikan mengenai JNE silahkan menghubungi petugas Customer Care kami pada nomor telepon: 021-29278888 atau melalui e-mail : customercare@jne.co.id.


Visi Firman
Head of Corporate Communications JNE
www.jne.co.id

(wwn/wwn)

Share:



Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    Hubungi: sales[at]detik.com,
    Suara Pembaca Terbaru Index »
    OpiniAnda Index »
    • Senin, 20/05/2013 13:09 WIB
      Kode Moral dan Muktamar Pancasila
      Buku William A Smith menulis sebuah risalah pemikiran Paedagogy of the heart (2001;ix) seorang Freire mengatakan mari kita pertahankan harapan kendati realitas yang kejam mengajak kita untuk tidak berharap.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    56%
    Kontra
    44%
    Poling Index »

    Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?