detikcom

Kartu Kredit Belum Diterima, Bukopin Menagih Annual Fee

Sayfrudin - suaraPembaca
Rabu, 04/07/2012 14:08 WIB
Jakarta - (Bank Bukopin telah memberikan penjelasan atas keluhan dibawah ini)

Awal tahun 2011 saya mengajukan aplikasi kartu kredit Bukopin yang ditawarkan, namun setelah mendapat informasi via SMS bahwa kartu disetujui, kartu kredit belum juga dikirim.

Sampai pada bulan Mei 2012 saya dikejutkan oleh tagihan annual fee sebesar Rp 225.000 untuk kartu yang tidak saya terima dan aktifkan.

Call center menginformasikan bahwa tagihan bisa dihapus atau kartu dikirim ulang jika saya membayar annual fee untuk kartu yang tidak saya gunakan.

Saya setuju untuk membayar sekaligus mengupdate perubahan alamat kantor dan rumah dengan alasan menghindari bad record di catatan BI.

Tanggal 3 Juli 2012 saya membayar tagihan annual fee ke cabang Bukopin dengan jumlah minimum karena tidak mendapat surat tagihan lagi sejak Mei 2012. Setelah saya konfirmasikan ke call center mengenai pembayaran dan perihal pengiriman kartu yang juga tidak saya terima, diinformasikan bahwa karena gagal kirim jadi kartu dihancurkan dan harus mengajukan aplikasi ulang jika masih berminat.

Sementara uang yang sudah saya setorkan sebesar Rp 150.000 tidak bisa dikembalikan. Saya hanya bisa berharap tidak ada record yang buruk di BI karena kesalahan Bukopin dalam menangani kartu kredit Saya.


Sayfrudin
Jl. Durentiga Selatan, Jakarta Selatan
sayfrudin@gmail.com
08111905688


(wwn/wwn)

Share:



Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Selasa, 26/05/2015 10:37 WIB
    Pengungsi Rohingya Usik Naluri Kemanusiaan Kita
    Pagi hari Selasa, 19 Mei 2015, saya terkesima menyimak sekilas berita salah satu radio nasional tentang nasib ratusan pengungsi Rohingya yang "terdampar" di pantai Timur Pulau Sumatera.
ProKontra Index »

'Bersihkan' Gelar Palsu, Periksa Semua Ijazah Anggota DPR!

Anggota DPR Fraksi Hanura Frans Agung Mula Putra dilaporkan ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) terkait dugaan gelar doktor palsu. Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah bersikap tegas meminta ijazah semua anggota DPR diperiksa. Bila Anda setuju dengan usulan Fahri Hamzah, pilih Pro!
Pro
95%
Kontra
5%
Poling Index »

Puaskah Anda terhadap kinerja DPR sekarang?