detikcom

Kenyang Download Tri Memangkas Pulsa Utama

Mahrun - suaraPembaca
Kamis, 05/07/2012 10:48 WIB
Bengkulu - (Tri telah memberikan tanggapan untuk Keluhan bapak Mahrun)

Selama ini 3 adalah GSM pilihan utama saya untuk aktifitas internet, karena terbukti paling murah dan akses internet lebih cepat dibanding provider lain khususnya wilayah kota Bengkulu.

Masalah muncul ketika saya melakukan isi ulang dengan voucher kenyang download senilai Rp. 50.000 dengan kuota 10,240 GB pada tanggal 21 Juni 2012. Kemudian pada tanggal 30 Juni 2012 saya isi ulang kembali dengan Voucher Kenyang Download senilai Rp. 5.000 Kuota 500 MB, sehingga total kuota sebesar 10.740 MB.

Seharusnya ketika saya melakukan internetan pada pukul 00.00 s/d 06.00 yang terpakai adalah Kuota Kenyang Download, tapi kenyataannya setelah berkali-kali saya internetan diatas pukul 00.00 malah Kuota Regularnya yang terus berkurang, sedangkan Kuota Kenyang Downloadnya tidak terpakai sama sekali.

Sampai dengan hari ini Kuota Kenyang Download masih utuh 10.740 MB, padahal sisa masa aktif tinggal 23 hari lagi.

Sehubungan dengan keluhan saya diatas, saya sudah 4 kali menghubungi 3 care (123). Informasi yang saya peroleh adalah hal tersebut akan dilaporkan ke bagian teknisi dan akan segera dilakukan perbaikan, namun hingga hari ini belum ada perubahan yang saya dapatkan.


Mahrun
Jl Perintis, Pematang Gubernur, Bengkulu
mahroen@gmail.com
0811730949


(wwn/wwn)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
61%
Kontra
39%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?