detikcom

Pelayanan Buruk XXI Yogyakarta

Riza Rismadani - suaraPembaca
Kamis, 05/07/2012 13:57 WIB
Yogyakarta - Tanggal 2 Juli 2012 saya bermaksud menemani adik kecil saya menonton film liburan di XXI Yogyakarta. Setelah mengantri beberapa lama, petugas tiket memanggil saya.

Saya memesan tiket untuk film Madagascar, jam 18.30, tetapi perugas menunjukkan film lain di komputer screen nya. Saya meralat, bahwa yang saya inginkan Madagascar, bukan film tersebut.

Beliau mengomel dan bersikeras bahwa saya tadi menyebutkan film tersebut dan bukan Madagascar. Ketika petugas ini menunjukkan screen seat untuk Madagascar, bukannya memandu, saya disuruh memilih sendiri seperti orang bodoh.

Ketika saya bermaksud membayar dengan uang pecahan Rp.100.000, beliau kembali mengatakan bahwa jika tidak ada uang kecil maka saya tidak bisa nonton.

Saya rasa XXItidak akan merasa rugi jika hanya kehilangan satu pelanggan. Akan tetapi, bila ditengok kembali, apakah pantas perusahaan sebesar XXI memperlakukan konsumennya seperti itu.


Riza Rismadani
Jl. Kaliurang, Yogyakarta
riza.rismadani@gmail.com

(wwn/wwn)

Share:



Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    Hubungi: sales[at]detik.com,
    Suara Pembaca Terbaru Index »
    OpiniAnda Index »
    • Senin, 20/05/2013 13:09 WIB
      Kode Moral dan Muktamar Pancasila
      Buku William A Smith menulis sebuah risalah pemikiran Paedagogy of the heart (2001;ix) seorang Freire mengatakan mari kita pertahankan harapan kendati realitas yang kejam mengajak kita untuk tidak berharap.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    100%
    Kontra
    0%
    Poling Index »

    Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?