detikcom

Refund Tarik Tunai yang Gagal Terlalu Lama

Retwan - suaraPembaca
Senin, 09/07/2012 13:47 WIB
Jakarta - (Bapak Retwan Tri Boyono telah mengkonfirmasi bahwa keluhan telah diselesaikan dengan baik)

Tanggal 04 Juli 2012 sekitar jam 08.00 WIB, saya melakukan penarikan uang sebesar Rp 2.000.000 dari rekening Bank Muamalat di mesin ATM BNI PIK 2 Cakung.

Tapi uang tidak keluar padahal didisplay ATM tertulis bawa uang telah keluar dan pada struk ATM ternyata saldo saya sudah terdebet sebesar Rp. 2.000.000.

Hari itu juga saya menghubungi salammuamalat untuk melaporkan kejadian tersebut, saya harus menunggu maksimal 14 hari kerja untuk menunggu investigasi lebih lanjut.

Menurut saya 14 hari kerja terlalu lama, apalagi uang tersebut sangat besar artinya buat saya. Saya hanya berharap uang tersebut dapat kembali secepatnya tanpa harus menunggu 14 hari kerja.


Retwan
Kp. Pisangan, Cakung, Jakarta Timur
retwan1378@yahoo.com
081310530933


(wwn/wwn)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Sabtu, 12/07/2014 02:06 WIB
    Wisma Samudera, Aset Sejarah yang Terbiarkan
    Saat ditawan Belanda di Mentok sekitar tahun 1948, Bung Karno menyempatkan waktu untuk mengunjungi Toboali yang saat itu berstatus sebagai kewedanaan.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
71%
Kontra
29%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?