detikcom

Refund Tarik Tunai yang Gagal Terlalu Lama

Retwan - suaraPembaca
Senin, 09/07/2012 13:47 WIB
Jakarta - (Bapak Retwan Tri Boyono telah mengkonfirmasi bahwa keluhan telah diselesaikan dengan baik)

Tanggal 04 Juli 2012 sekitar jam 08.00 WIB, saya melakukan penarikan uang sebesar Rp 2.000.000 dari rekening Bank Muamalat di mesin ATM BNI PIK 2 Cakung.

Tapi uang tidak keluar padahal didisplay ATM tertulis bawa uang telah keluar dan pada struk ATM ternyata saldo saya sudah terdebet sebesar Rp. 2.000.000.

Hari itu juga saya menghubungi salammuamalat untuk melaporkan kejadian tersebut, saya harus menunggu maksimal 14 hari kerja untuk menunggu investigasi lebih lanjut.

Menurut saya 14 hari kerja terlalu lama, apalagi uang tersebut sangat besar artinya buat saya. Saya hanya berharap uang tersebut dapat kembali secepatnya tanpa harus menunggu 14 hari kerja.


Retwan
Kp. Pisangan, Cakung, Jakarta Timur
retwan1378@yahoo.com
081310530933


(wwn/wwn)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Selasa, 16/09/2014 11:33 WIB
    'Mengobati' Pilkada Langsung Oleh Rakyat
    Penulis teringat seuntai kalimat ceramah Almarhum Dr.H. Zainuddin MZ, 'ibarat makan salak, bukan isinya yang kita makan tetapi kulitnya yang kita ambil lalu batunya kita telen, ya pasti rusak'.
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
41%
Kontra
59%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?