detikcom

Refund Tarik Tunai yang Gagal Terlalu Lama

Retwan - suaraPembaca
Senin, 09/07/2012 13:47 WIB
Jakarta - (Bapak Retwan Tri Boyono telah mengkonfirmasi bahwa keluhan telah diselesaikan dengan baik)

Tanggal 04 Juli 2012 sekitar jam 08.00 WIB, saya melakukan penarikan uang sebesar Rp 2.000.000 dari rekening Bank Muamalat di mesin ATM BNI PIK 2 Cakung.

Tapi uang tidak keluar padahal didisplay ATM tertulis bawa uang telah keluar dan pada struk ATM ternyata saldo saya sudah terdebet sebesar Rp. 2.000.000.

Hari itu juga saya menghubungi salammuamalat untuk melaporkan kejadian tersebut, saya harus menunggu maksimal 14 hari kerja untuk menunggu investigasi lebih lanjut.

Menurut saya 14 hari kerja terlalu lama, apalagi uang tersebut sangat besar artinya buat saya. Saya hanya berharap uang tersebut dapat kembali secepatnya tanpa harus menunggu 14 hari kerja.


Retwan
Kp. Pisangan, Cakung, Jakarta Timur
retwan1378@yahoo.com
081310530933


(wwn/wwn)

Share:



Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    Hubungi: sales[at]detik.com,
    Suara Pembaca Terbaru Index »
    OpiniAnda Index »
    • Senin, 20/05/2013 13:09 WIB
      Kode Moral dan Muktamar Pancasila
      Buku William A Smith menulis sebuah risalah pemikiran Paedagogy of the heart (2001;ix) seorang Freire mengatakan mari kita pertahankan harapan kendati realitas yang kejam mengajak kita untuk tidak berharap.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    100%
    Kontra
    0%
    Poling Index »

    Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?