detikcom

Tayangan Free 2 Bulan Indovision Telah Dinikmati Ibu Domas

Nugroho Agung Prasetyo - suaraPembaca
Senin, 09/07/2012 13:52 WIB
Jakarta - Menanggapi surat pembaca yang ditulis oleh Ibu Domas Jatimurti yang tayang pada Detik.com Selasa (3/7), perkenankanlah kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi.

Indovision telah langsung menghubungi Ibu Domas pada Selasa (3/7) untuk memberikan klarifikasi dan penyelesaian atas persoalan yang dialami. Ibu Domas menyatakan saat ini telah dapat menikmati promo free dua bulan tayangan Indovision dan permasalahan yang terjadi telah terselesaikan dengan baik.

Terima kasih atas kritik dan saran Ibu Domas kepada kami untuk selanjutnya menjadi perhatian kami dalam meningkatkan kualitas produk dan layanan kami di masa mendatang.


Nugroho Agung Prasetyo
Head of Corporate Communication
PT. MNC Sky Vision

(wwn/wwn)

Share:



Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    Hubungi: sales[at]detik.com,
    Suara Pembaca Terbaru Index »
    OpiniAnda Index »
    • Senin, 20/05/2013 13:09 WIB
      Kode Moral dan Muktamar Pancasila
      Buku William A Smith menulis sebuah risalah pemikiran Paedagogy of the heart (2001;ix) seorang Freire mengatakan mari kita pertahankan harapan kendati realitas yang kejam mengajak kita untuk tidak berharap.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    56%
    Kontra
    44%
    Poling Index »

    Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?