detikcom

First Media, Sulitnya Pindah Alamat

Winda - suaraPembaca
Senin, 09/07/2012 15:35 WIB
Tangerang - Sejak tanggal 23 Juni 2012 yang lalu saya sudah menghubungi customer service First Media untuk melakukan perubahan alamat.

Dari informasi yang saya peroleh, saya harus menelepon setiap hari dan setelah pindah alamat akan diberikan nomor pelanggan yang baru. Namun harus ada tim survey dahulu yang datang walaupun alamat saya yang baru hanya bersebelahan dari alamat saya yang lama.

Tanggal 23 Juni 2012 saya selalu diinformasikan kalau proses pemindahan alamat masih berstatus "in progress", sedangkan paket yang saya ambil adalah paket berlangganan bulanan, sehingga saya tetap harus membayar walaupun saya tidak bisa memakainya.

Tanggal 2 Juli 2012 saya diinformasikan oleh customer service kalau pada tanggal 3 Juli 2012 akan datang tim survey ke tempat saya, namun pada esok harinya disebutkan melalui sms bahwa tim survey tidak bisa datang dan saya diminta untuk menunggu lagi. Apakah proses perubahan alamat sesulit ini?


Winda
Jl. Mesjid Albarkah, Tangerang
anna_sinuraya@yahoo.com
08119696850

(wwn/wwn)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Kamis, 17/04/2014 11:56 WIB
    Selamatkan Remaja dengan Islam
    Pada tanggal 26 April 2014, 20 ribu pelajar Sumatera Utara akan mengikuti Gebyar Generasi Berencana (GenRe). Acara ini dimotori oleh Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sumatera Utara.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?