detikcom

Tanggapan Esia untuk Bapak Alexandro Sitohang

Anandita Danaatmadja - suaraPembaca
Selasa, 10/07/2012 07:04 WIB
Jakarta - Menanggapi laporan Bapak Alexandro Sitohang yang beralamat di Jalan Meruya Selatan, Jakarta Barat, pada Surat Pembaca Detik.com dengan judul "Paket BlackBerry Esia tidak Kunjung Aktif" yang dimuat di Detik.com hari Rabu, 4 Juli 2012. Atas nama Manajemen PT Bakrie Telecom, kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan mengucapkan terima kasih atas informasi yang telah disampaikan.

Kami telah menindaklanjuti informasi ini, dan telah memproses baik secara internal, maupun berkordinasi langsung dengan Bapak Alexandro Sitohang.

Berdasarkan klarifikasi tersebut, Bapak Alexandro Sitohang telah menerima itikad baik serta penjelasan bahwa proses inject tidak mengalami kendala tapi permasalahan terletak pada device/BB yang digunakan. Kami juga telah melakukan visit untuk proses pergantian device dan proses inject pada nomor yang digunakan oleh Bapak Alexandro Sitohang.

Mengenai saran yang telah disampaikan oleh Bapak Alexandro Sitohang, sesuai dengan yang ditulis pada surat pembaca tersebut, pihak manajemen PT Bakrie Telecom mengucapkan terimakasih dan akan memperhatikannya guna meningkatkan pelayanan pada pelanggan.

Terima kasih atas kepercayaannya menggunakan layanan akses internet Esia max-d. Semoga kami dapat terus meningkatkan layanan kami, sehingga kenyamanan Anda dalam berinternet pun semakin meningkat.


Anandita Danaatmadja
Public Relations Manager
PT Bakrie Telecom


(wwn/wwn)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
OpiniAnda Index »
  • Jumat, 22/08/2014 08:51 WIB
    Lapangan Monas: Alun-alun Republik Indonesia
    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menata kembali manajemen kawasan Monumen Nasional, sehubungan dengan kesemerawutan pedagang kaki lima serta parkir liar di kawasan tersebut.
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
90%
Kontra
10%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?