detikcom

Gold's Gym Gajah Mada Mengulur Refund

Sisi Vidyasari - suaraPembaca
Selasa, 10/07/2012 13:18 WIB
Jakarta - Pada tanggal 5 Juli 2012 pada pukul 18.00 WIB saya melakukan pendaftaran member di Gold's Gym Gajah Mada senilai Rp 696.000 menggunakan debit Mandiri.

Tetapi tanpa saya ketahui, pihak Gold's Gym melakukan pendebetan sebanyak 3 kali dan dilakukan void sebanyak 2 kali. Pada malam itu pihak Gold's Gym hanya mengkonfirmasi bahwa hanya melakukan 2 kali pendebetan dan 2 kali void.

Tetapi keesokan harinya diinformasikan melalui telpon bahwa pendebetan dilakukan sebanyak 3 kali. Karena merasa dipermainkan, saya meminta uang saya kembali hari itu juga (6 Juli 2012).

General Manager Gold's Gym Gajah Mada menjanjikan dana akan dikembalikan pada malam harinya. Tetapi sampai hari ini, uang saya tetap belum dikembalikan.

Pada komunikasi yang terakhir, saya dijanjikan bahwa dalam 7 hari kerja uang saya akan kembali. Kenapa susah sekali menarik uang saya sendiri, sementara kesalahan pendebetan dilakukan oleh pihak Gold's Gym Gajah Mada.


Sisi Vidyasari
Jl Pepaya, Bengkulu
diazhibel@indografik.com
08999185617

(wwn/wwn)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Kamis, 17/04/2014 11:56 WIB
    Selamatkan Remaja dengan Islam
    Pada tanggal 26 April 2014, 20 ribu pelajar Sumatera Utara akan mengikuti Gebyar Generasi Berencana (GenRe). Acara ini dimotori oleh Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sumatera Utara.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?