detikcom

Kasir BAF Depok Tutup Sebelum Waktunya

Een Suhartini - suaraPembaca
Selasa, 10/07/2012 13:53 WIB
Jakarta - Sabtu, 7 Juli 2012 saya ingin melakukan pembayaran tunggakan cicilan motor di Bussan Auto Finance (BAF) Depok, kasir meminta saya untuk kebagian collector. Dari bagian collector saya kembali lagi ke kasir untuk melakukan pembayaran cicilan pokok.

Akan tetapi setelah sampai tempat kasir, dikatakan bahwa kasir sudah ditutup, padahal waktu itu jam menunjukkan pukul 13.30. Ketika saya tanyakan kepada customer service, disebutkan bahwa jam tutup kasir adalah pukul 14.00.

Ketika kembali ke kasir, jam sudah menunjukkan pukul 13.40, tetap kasir tetap bersikeras bahwa pembayaran telah ditutup dan hal ini diperkuat oleh seorang petugas securty.

Mohon penjelasan dari Bussan Auto Finance perihal hal ini, benarkah jam tutup kasir adalah pukul 13.30?


Een Suhartini
Jl Gandun Karang Tengah, Jakarta Selatan
en.suhar@megapolitan-group.com
08521935515

(wwn/wwn)

Share:



Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    Hubungi: sales[at]detik.com,
    Suara Pembaca Terbaru Index »
    OpiniAnda Index »
    • Senin, 20/05/2013 13:09 WIB
      Kode Moral dan Muktamar Pancasila
      Buku William A Smith menulis sebuah risalah pemikiran Paedagogy of the heart (2001;ix) seorang Freire mengatakan mari kita pertahankan harapan kendati realitas yang kejam mengajak kita untuk tidak berharap.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    66%
    Kontra
    34%
    Poling Index »

    Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?