detikcom

Kapan Telkomsel Mengembalikan Pulsa Saya?

Zahri Alfa Fitrahin - suaraPembaca
Selasa, 10/07/2012 14:03 WIB
Malang - Sekitar pukul 23.55 tanggal 3 Juli 2012, terjadi perpanjangan paket BIS Telkomsel unlimited di nomor saya dan secara otomatis pulsa terpotong sebesar Rp 99.000.

Akan tetapi pada keesokan harinya saya mendapat notifikasi sms dari 333 yang menyatakan bahwa layanan BlackBerry saya telah dihentikan secara otomatis oleh sistem karena pulsa tidak mencukupi, padahal pulsa Rp 99.000 sudah di potong oleh Telkomsel.

Saya sudah menghubungi ke 188 terhitung 6 kali dan email ke cs@telkomsel.co.id sejak tanggal 4 juli 2012 sampai hari ini, tapi belum mendapatkan jawaban yang pasti. Menurut customer service Telkomsel adanya masalah di sistem mereka dan akan dilakukan refund.

Karena refund tanpa kepastian waktunya, maka pada tgl 6 Juli 2012 saya mengisi pulsa sebesar Rp 100.000 untuk mengaktifkan kembali paket BIS unlimited sebesar Rp 90.000 dan berhasil aktif.

Namun yang saya tidak mengerti, saya mendapat email dari cs@telkomsel.co.id bahwa paket saya sudah aktif kembali sejak tanggal 6 Juli 2012.

Perlu dicatat oleh Telkomsel bahwa paket BIS saya aktif kembali tanggal 6 Juli 2012 adalah karena saya mengisi pulsa kembali dan registrasi ulang, bukan karena pulsa Rp 99.000 yang telah terpotong tanggal 3 Juli 2012.


Zahri Alfa Fitrahin
Perum Karanglo Indah, Malang
alvagama@gmail.com
081333333639

(wwn/wwn)

Share:



Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%
Poling Index »

Siapakah yang Anda anggap benar dalam kasus APBD DKI 2015?