detikcom

Pelayanan Pizza Hut Serang Mengecewakan

Dadang Amiruddin - suaraPembaca
Selasa, 10/07/2012 16:08 WIB
Serang - Pada hari Kamis, 5 Juli 2012, pukul 17.05, saya melakukan pemesanan Pizza ke 500008 berupa Super Supreme ukuran large. Karena saya tinggal di Serang maka akan dilayani oleh Pizza Hut Serang dan akan ada telpon konfirmasi pemesanan dari Pizza Hut Serang.

Beberapa menit kemudian saya menerima telepon yang menanyakan apakah sudah ada konfirmasi dari Pizza Hut Serang, disampaikan pula bahwa pesanan akan sampai 45 menit dari waktu saya melakukan pemesanan. Telpon dari Pizza Hut ini berlangsung 3 kali untuk menanyakan hal yang sama dan menanyakan apakah pesanan Pizza sudah diterima.

Karena sampai jam 18.00, pizza belum saya terima, maka pada saat telepon yang ke-3 dari Pizza Hut, saya langsung membatalkan pemesanan.

Pembatalan ini saya lakukan karena Pizza Hut tidak menepati janjinya untuk dapat mengirimkan pesanan dalam waktu 45 menit dan tidak ada sekalipun telpon konfirmasi pemesanan dari Pizza Hut Serang.

Pada pukul 18.15 pesanan Pizza saya datang, namun tidak saya terima karena saya sudah membatalkan pesanan tersebut. Artinya butuh waktu
sekitar 1 jam 10 menit untuk pesan antar Pizza di Serang, padahal jarak antara Pizza Hut dengan rumah saya cuma sekitar 3 kilometer dan lalu lintas di Serang tidak macet seperti halnya Jakarta.

Sekitar jam 18.30, Pizza Hut menelpon rumah saya dan mengatakan bahwa petugas yang mengantar mencari rumah saya sampai 20 menit. Saya heran mendengar alasan ini, padahal saya memesan pizza bukan baru kali ini saja dan lokasi rumah saya tidak terletak dilokasi terpencil.

Saya juga mengalami kekecewaan yang lainnya, terakhir saya memesan pizza, sambal sachet tidak disertakan dalam pemesanan dan terpaksa saya harus membelinya. Sambal sachet baru dikirimkan oleh Pizza Hut Serang setelah pizza habis.


Dadang Amiruddin
Taman Puri Indah, Serang
dadang@capcx.com
0254-218517

(wwn/wwn)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Jumat, 22/08/2014 08:51 WIB
    Lapangan Monas: Alun-alun Republik Indonesia
    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menata kembali manajemen kawasan Monumen Nasional, sehubungan dengan kesemerawutan pedagang kaki lima serta parkir liar di kawasan tersebut.
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
45%
Kontra
55%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?