detikcom

Borneo Paradiso Balikpapan Mangkir dari Kewajiban

Adi - suaraPembaca
Kamis, 12/07/2012 14:45 WIB
Jakarta - Saya adalah pembeli rumah di Borneo Paradiso Balikpapan Blok J-17 dimana serah terima dari pengembang ternyata mundur di luar batas akhir jadwal yang disepakati.

Berulangkali saya meminta konfirmasi melalui sales maupun melalui customer relation officer terkait kewajiban pengembang untuk membayar denda keterlambatan serah terima kepada konsumen. Namun sudah sampai 2 tahun PT. Cowell Development belum ada niat baik untuk menyelesaikan kewajibannya.

Pertimbangan awal saya membeli rumah di Borneo Paradiso adalah dikarenakan reputasi PT Cowell Development di bidang properti cukup bagus di Jakarta namun ternyata nama besar PT Cowell Development bukanlah suatu jaminan konsumen bisa puas bahkan mengecewakan.

Saya harapkan ada niat baik dari PT Cowell Development untuk menyelesaikan masalah ini. Terima kasih.


Adi
Jl Kelapa Nias XI Jakarta Utara
adi_putra79@yahoo.com
08127542234

(wwn/wwn)

Share:



Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    Hubungi: sales[at]detik.com,
    Suara Pembaca Terbaru Index »
    OpiniAnda Index »
    • Senin, 20/05/2013 13:09 WIB
      Kode Moral dan Muktamar Pancasila
      Buku William A Smith menulis sebuah risalah pemikiran Paedagogy of the heart (2001;ix) seorang Freire mengatakan mari kita pertahankan harapan kendati realitas yang kejam mengajak kita untuk tidak berharap.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    67%
    Kontra
    33%
    Poling Index »

    Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?