detikcom

Sales Suzuki Tendean Menjanjikan Hal yang Tak Pasti

Setiyo - suaraPembaca
Jumat, 13/07/2012 14:13 WIB
Jakarta - Tertarik dengan penawaran sales Suzuki Tendean yang mengatakan bahwa untuk indent Suzuki Ertiga akan tiba pada tanggal 25 Juni dan dua hari kemudian akan dikirimkan kerumah, maka pada tanggal 26 Mei saya membayar tanda jadi.

Pada tanggal 25 Juni saya menanyakan status mobil pesanan, diinformasikan masih belum ada kiriman dari Thailand. Tanggal 30 Juni saya ke Suzuki Tendean, ternyata mobil masih belum tiba.

Menurut atasan dari sales marketing yang sebelumnya melayani saya mengatakan bahwa mobil akan tiba pada bulan Juli. namun sales menyampaikan lain kepada customer.

Kemudian permasalahan saya di tangani petugas yang lain yang menjanjikan akan memberikan kabar pada hari Senin (2/8), tetapi pada hari tersebut belum ada berita yang menggembirakan.

Oleh karena itu saya mengajukan permohonan pembatalan pembelian dan dijanjikan uang akan dikembalikan paling lambat dalam 7 hari kerja. Dan janji inipun hingga saat ini belum terealisasi.


Setiyo
Perum. Banjar Wijaya, Tangerang
setiyo_ng@yahoo.com
081808185784

(wwn/wwn)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Kamis, 17/04/2014 11:56 WIB
    Selamatkan Remaja dengan Islam
    Pada tanggal 26 April 2014, 20 ribu pelajar Sumatera Utara akan mengikuti Gebyar Generasi Berencana (GenRe). Acara ini dimotori oleh Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sumatera Utara.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?