detikcom

BNI Tentang Gagal Transaksi ATM

Amelia Santoso - suaraPembaca
Sabtu, 14/07/2012 11:25 WIB
Jakarta - Menanggapi surat Bapak Febriyanto Manik pada situs www.detik.com (18/6) yang berjudul "Tarik Tunai ATM BNI, Uang Tidak Keluar Saldo Terpotong", kami sampaikan bahwa BNI telah menghubungi Bapak Febriyanto untuk menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami dan menginformasikan bahwa dana telah di koreksi pada tanggal 19 Juni 2012ke rekening tabungan nasabah.

Bapak Febriyanto menerima permohonan maaf dan penjelasan yang disampaikan, sehingga permasalahan telah dapat drselesaikan dengan baik.

Kami berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik, dan berterima kasih atas masukan serta kepercayaan Bapak Febriyanto Manik uniuk senantiasa menggunakan produk dan iayanan BNl.


Amelia Santoso
VP Corporate Communicafion BNI

(wwn/wwn)

Share:



Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    Hubungi: sales[at]detik.com,
    Suara Pembaca Terbaru Index »
    OpiniAnda Index »
    • Jumat, 17/05/2013 08:56 WIB
      KBT, Benahilah Sebelum Terlambat
      "Carilah ilmu sampai ke negeri China" demikian pesan Nabi. Hemat saya, Hadis Nabi itu sarat makna filosofis yang amat mendalam. Sedemikian pentingnya belajar ilmu tentang kebaikan sehingga jarak dan waktu tidak menjadi soal.
    ProKontra Index »

    Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS

    PKS melakukan perlawanan ke KPK dengan akan melaporkan penyidik KPK ke Mabes Polri. Menurut konsultan politik Dimas Oky Nugroho dari Akar Rumput Strategic Political Consulting, aksi PKS ini justru akan menjadi bumerang, kehilangan simpati publik. Lebih baik, PKS tak ikut campur dalam kasus Luthfi Hasan Ishaaq. PKS bisa mencontoh partai lainnya bila berhadapan dengan KPK dengan melakukan pembersihan internal. Bila Anda setuju dengan pernyataan Dimas Oky Nugroho, pilih Pro!
    Pro
    47%
    Kontra
    53%
    Poling Index »

    Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?