detikcom

Informasi Salah Hot Delivery 14022?

Taufik Rusyanto - suaraPembaca
Senin, 16/07/2012 08:44 WIB
Sukabumi - (KFC telah memberikan tanggapan perihal keluhan bapak Taufik Rusyanto)

Jumat, 13 Juli 2012 pukul 21:55 WIB saya menggunakan jasa pesan antar KFC lewat 14022, operator memberitahu bahwa store KFC terdekat dengan area saya adalah di KFC Yogya Departemen Store Sukabumi.

Setelah saya tunggu sampai pukul 22:40 WIB, pesanan belum saya terima tanpa ada konfirmasi apapun. Saya berinisiatif menghubungi 14022 untuk kejelasan pesanan, operator yang tersambung dengan saya memastikan bahwa sebentar lagi akan segera dikonfimasi lewat telepon.

Akan tetapi sampai dengan pukul 23:32 pesanan belum juga tiba, oleh karena itu saya langsung menghubungi KFC Sukabumi, saya diinformasikan bahwa mulai tanggal 1 Juli 2012 gerai mereka hanya melayani pesanan sampai pukul 21:00 wib, hal ini berbeda dengan informasi yang saya dapatkan dari call center 14022 yang mengatakan bahwa gerai KFC Sukabumi melayani pesan antar selama 24 jam.

Mengapa KFC Yogya Dept Store Sukabumi tidak melakukan konfirmasi kepada saya jika Hot Delivery hanya sampai pukul 21:00 wib jadi saya tidak harus menunggu lama menanti kejelasan orderan dan saya harapkan kedepannya KFC dapat lebih meningkatkan kualitas pelayanannya, terima kasih.


Taufik Rusyanto
Jl Bhayangkara, Sukabumi
taurus.assundawy@gmail.com
085723094570


(wwn/wwn)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
ProKontra Index »

Motor akan Dilarang Melintas di Jalan Protokol Jakarta

Pada Desember 2014 mendatang motor tidak diperbolehkan untuk melintas di Bundaran HI hingga Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Rencananya motor akan dilarang di semua jalan protokol yang ada di Jakarta. Bila Anda setuju dengan kebijakan Pemprov DKI ini, pilih Pro!
Pro
34%
Kontra
66%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?