detikcom

BlackBerry Belagio Cepat Panas dan Boros Baterai

Devie - suaraPembaca
Selasa, 17/07/2012 15:10 WIB
Jakarta - Hampir 2 bulan saya menggunakan BlackBerry 9790 yang saya beli dengan garansi Selular Shop, namun BlackBerry Bellagio cepat panas bila digunakan dalam waktu 15 menit tanpa henti hanya dengan browsing web ringan seperti detik.com atau chatting BBM.

Selain itu BlackBerry Bellagio saya juga sangat boros baterai, saya bisa melakukan charging 3 sampai 4 kali sehari walaupun HP dalam kondisi stanby. Saya sudah mencoba update OS setiap muncul Info update dari desktop manager, tapi tidak ada perubahan sama sekali..

Ketika saya menanyakan hal ini ke counter resmi BlackBerry atau service lainnya dan jawaban mereka sama, BlackBerry Bellagio panas karena OS 7 yang bisa dikatakan buruk.

Tidak ada solusi lain selain RIM memperbaiki OS 7 untuk mengatasi masalah ini, dari review forum gadget di internet ternyata BlackBerry Bellagio memang cepat panas tinggi dan boros baterai.

Bagaimana tanggung jawab RIM selaku produsen BlackBerry untuk memperbaiki masalah ini, customer merasa dirugikan, sementara customer berganti ke BlackBerry Bellagio dengan harapan mendapatkan BlackBerry dengan performa lebih baik untuk mendukung kegiatan kerja yang lebih maksimal.


Devie
Jl. Taman Brawijaya 3 Jakarta Selatan
miss.devie@yahoo.co.id
083871703949

(wwn/wwn)

Share:



Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%
Poling Index »

Siapakah yang Anda anggap benar dalam kasus APBD DKI 2015?