detikcom

Sistem Error, Saldo TRM Kosong

Dani Kristiyanto - suaraPembaca
Kamis, 19/07/2012 11:41 WIB
Sidoarjo - (Mandiri telah memberikan tanggapannya atas keluhan dibawah ini)

Tanggal 12 Juli 2012, saya datang ke kantor cabang Bank Mandiri Pondok Chandra untuk mencairkan Tabungan Rencana Mandiri (TRM) saya dengan membawa Polis TRM yang sudah Jatuh tempo.

Setelah urusan administrasi selesai, saya diberitahu bahwa tidak ada saldo di rekening TRM saya, padahal polis sudah saya pegang selama satu tahun dan tentunya saya sudah mengalokasikan dana TRM yang akan saya cairkan tersebut.

Ternyata menurut customer service ini disebabkan karena sistem bermaslah dari awal pembukaan TRM bulan Juli 2011, sehingga tidak ada auto debet dari rekening saya ke TRM. Customer service malah menyalahkan saya, kenapa tidak pernah memeriksa saldo rekening.

Menurut saya ini adalah hal yang aneh, kenapa saya sebagai nasabah yang di tegur dan seolah olah saya yang salah karena tidak pernah melakukan pengecekan saldo rekening saya.

Dan mengapa saya sebagai nasabah tidak pernah mendapatkan konfirmasi kalaupun terjadi kegagalan sistem yang berakibat TRM saya tidak ada saldo selama satu tahun, padahal saya sudah menyimpan polis TRM yang diberikan oleh PT. Bank Mandiri Persero Tbk cabang Pondok Chandra selama satu tahun.


Dani Kristiyanto
Perum Wisma Delta 21 Sidoarjo
srikaton.watulimo@gmail.com
085732801080


(wwn/wwn)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
OpiniAnda Index »
  • Sabtu, 12/07/2014 02:06 WIB
    Wisma Samudera, Aset Sejarah yang Terbiarkan
    Saat ditawan Belanda di Mentok sekitar tahun 1948, Bung Karno menyempatkan waktu untuk mengunjungi Toboali yang saat itu berstatus sebagai kewedanaan.
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
86%
Kontra
14%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?