detikcom

Tanggapan Bank Mega atas Keluhan Bapak Nio Pangestu

Gatot Aris Munandar - suaraPembaca
Jumat, 20/07/2012 10:28 WIB
Jakarta - Sehubungan dengan surat Bapak Nio Pangestu di Detik.com pada tanggal 29 Desember 2011, bersama ini kami sampaikan bahwa kami telah menghubungi Bapak Nio Pangestu untuk melakukan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang beliau alami.

Bapak Nio Pangestu dapat menerima penjelasan dengan baik dan sudah tidak mempermasalahkan lagi. Demikian kami sampaikan.

Terima kasih atas perhatian dan kerja sama Detik.com untuk memuat tanggapan kami.


Gatot Aris Munandar
Corporate Secretary
PT Bank Mega Tbk

(wwn/wwn)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Senin, 26/01/2015 09:04 WIB
    Pertobatan Moral dan Etis Penegak Hukum
    Drama hukum menegangkan bumi nusantara telah digelar nyata, bukan fiksi tapi realita. Sikap maryarakat nyata terbelah, tidak seperti Cicak vs Buaya jilid 1 yang sangat terang menderang seluruh komponen bangsa mendukung dibalik KPK.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
74%
Kontra
26%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?