detikcom

Tanggapan XL untuk Bapak Tubagus Rustama

Turina Farouk - suaraPembaca
Jumat, 20/07/2012 11:19 WIB
Jakarta - Terkait keluhan Bapak Tubagus Rustama di media online Detik.com (19/07) berjudul "XL XmartPlan, Satu Bulan Sudah tidak Aktif", kami telah menghubungi Bapak Tubagus dan menyampaikan permohonan maaf atas keluhan Promo Paket Blackberry Xmartplan.

Kami telah menindaklanjuti keluhan tersebut dan memberikan penjelasan mengenai permasalahan yang terjadi. Saat ini Bapak Tubagus telah menikmati Promo Paket Blackberry Xmartplan kembali dan permasalahan telah selesai.

Demikian tanggapan kami. Untuk informasi mengenai XL, silakan menghubungi 817, 021 57959817/08170817707 dari telepon lainnya, mengunjungi XL Center terdekat, e-mail ke customerservice@xl.co.id atau melalui Twitter @XLCare dan Facebook XLRame.

Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.


Turina Farouk
VP Corporate Communication
PT XL Axiata Tbk


(wwn/wwn)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Sabtu, 12/07/2014 02:06 WIB
    Wisma Samudera, Aset Sejarah yang Terbiarkan
    Saat ditawan Belanda di Mentok sekitar tahun 1948, Bung Karno menyempatkan waktu untuk mengunjungi Toboali yang saat itu berstatus sebagai kewedanaan.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
70%
Kontra
30%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?