detikcom

Janji Manis Telesales ANZ Ternyata Pahit

Riky Kennedy - suaraPembaca
Selasa, 24/07/2012 09:59 WIB
Depok - Sekitar tanggal 10 Juli 2012 saya dihubungi oleh Telesales ANZ yang menawarkan Kartu Kredit ANZ platinum dengan janji pasti disetujui jenis Platinum, dengan syarat melampirkan Kartu Kredit dan Fotocopy KTP.

Dari awal sudah saya sampaikan bahwa yang saya miliki hanya kartu Regular dengan Limit Rp 5 juta, tetapi karena diberikan kepastia akan disetujui jenis Kartu Platinum maka saya membuat aplikasi pengajuan yang di ambil 2 hari berikutnya.

Tanggal 22 Juli 2012, saya mendapatkan SMS dari ANZ bahwa aplikasi saya disetujui untu Kartu Regular dengan Limit Rp 5 Juta. Dikarenakan tidak sesuai yang dijanjikan, saya menghubungi customer service untuk minta penjelasan. Dengan alasan standar, operator itu menyebutkan bahwa ini keputusan dari analis.

Keesokan harinya saya menghubungi telesales yang memberi penawaran sebelumnya, beliau malah menyarankan saya untuk menutup kartunya, dan setelah itu telepon terputus.

Saya hanya ingin kejelasan mengapa begitu mudah Sales ANZ menawarkan kartu dan tidak bertanggung jawab dengan produk yang mereka jual?


Riky Kennedy
Jl. Melur II Depok
riky.kennedy@telkomsel.blackberry.com
08568563158

(wwn/wwn)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
ProKontra Index »

Biarkan Ahok Pilih Pendampingnya Pimpin DKI

Siapa bakal pendamping Plt Gubernur DKI Ahok? Masih menjadi pro kontra antara parpol di DPRD DKI dan Kemendagri. Kemendagri memastikan Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo. Setelah diberhentikan sebagai Wagub dan Plt Gubernur dan diangkat menjadi Gubernur, Ahok bisa memilih dua orang untuk menjadi wakilnya. Bila Anda setuju dengan Kemendagri, pilih Pro!
Pro
73%
Kontra
27%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?